HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 28 Oktober 2019), Dalam rangka pemantauan pengendalian internal berupa penilaian resiko (identifikasi dan analisis resiko) atas kegiatan utama dan kegiatan rutin di PAIR, maka Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) menyelenggarakan Bimtek Sistem Pengendalian Instansi Pemerintah (SPIP), Senin (28/10) dengan menghadirkan narasumber dari Inspektorat. Bimtek SPIP ini diadakan selama 6 hari (28/10 s.d. 4/11) dengan sistem on off dan dihadiri  65 orang peserta yang terdiri dari Kepala Bagian/Bidang/Balai dan penanggungjawab Suboutput 2019 beserta staf peneliti/administrasi dibawahnya.

(Jakarta, 28/10/2019). Pegawai BATAN di lingkungan Kawasan Nuklir Pasar Jumat melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019  yang diikuti oleh Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) dan Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) pada hari Senin (28/10) bertempat di lapangan upacara.

Bertindak sebagai Pembina Upacara Sekretaris Utama BATAN (Falconi Margono), dan sebagai petugas upacara Peringatan Hari Sumpah ke-91 tahun 2019 adalah Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi.

(Klaten, 22/10/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) berhasil memperbaiki varietas padi Rojolele khas Kabupaten Klaten. Keberhasilan ini diwujudkan dengan panen perdana varietas Rojolele Srinuk dan Rojolele Srinar di Kawasan Agro Techno Park (ATP), Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (22/10).

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Klaten, Sunarno, mengatakan, Rojolele Srinuk dan Rojolele Srinar merupakan salah satu perwujudan inovasi penelitian dan pengembangan yang mendekatkan pada budaya masyarakat lokal setempat.

Penamaan "Rojolele Srinuk", lanjut Sunarno, berasal dari kata "Rojolele" yang merupakan varietas induk, "Sri" yang bermakna dewi padi, dan Inuk yang bermakna enak sekali. Sedangkan penamaan "Rojolele Srinar" juga berasal dari kata "Rojolele"  dan "Sri", serta "Srinar" yang diambil dari slogan Kabupaten Klaten, yakni Klaten Bersinar (bersih, sehat, indah, nyaman, aman, rapi).

(Jakarta, 18/10/2019),  Pusat  Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menerima kunjungan 2 orang pegawai (Arif Irawan dan Hanif Nurul Hidayah) dari Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi, Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado (BP2LHK) dalam rangka mendukung Pelaksanaan Riset Unggulan Lembaga berupa Peningkatan komunikasi dan koordinasi penguatan fokus BP2LHK Manado, Jumat (18/10. Kunjungan tesebut diterima Kepala Bidang Pertanian, Irawan Sugoro, bertempat di ruang kerja Kepala Bidang Pertanian-PAIR. 

(Jakarta, 10 Oktober 2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) dalam menunjang visi dan misi BATAN adalah melaksanakan pengembangan dan aplikasi teknologi isotop. Dalam melakukan litbangkasi, PAIR melakukan berbagai kegiatan penelitian. Dalam proses kegiatan litbangkasi tersebut akan menghasilkan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Bidang Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K2L)-PAIR yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan limbah ini telah memiliki SOP Pengelolaan Limbah B3, namun secara khusus belum pernah diadakan sosialisasi, sehingga Kamis (10/10) PAIR mengadakan Bimtek “Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Keselamatan Kerja di Laboratorium” yang dihadiri oleh para peneliti dan tenaga teknis sebanyak 70 orang dengan mengundang PT. Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI)  dan PT. BMT Asia Indonesia sebagai narasumber.