HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Musi Rawas, 04/09/2019) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) kedepan akan melakukan penelitian di bidang pertanian untuk menciptakan varietas tanaman unggul yang tahan terhadap cuaca ekstrim. Hal ini disampaikan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan pada panen raya varietas padi kahayan di Agro Techno Park (ATP), Musi Rawas, Rabu (04/09).

Perubahan cuaca ekstrim yang terjadi saat ini bukan lagi sekedar wacana, namun sudah sering terjadi. Ketika musim kemarau bisa terjadi kekeringan dalam waktu yang panjang, begitu juga ketika musim penghujan, terjadi dalam jangka waktu yang lama dan jumlah air sangat banyak.

Kondisi ini menurut Anhar sering dikeluhkan oleh para petani, mengingat belum banyak varietas yang tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrim. "Untuk menghadapi kondisi perubahan cuaca yang ekstrim, maka kedepan, BATAN diharapkan melakukan penelitian yang mampu menghasilkan varietas padi unggul yang tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrim," kata Anhar.

(Musi Rawas, 03/09/2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyelenggarakan kegiatan evaluasi pelaksanaan Science Techno Park (STP) di Kabupaten Musi Rawas, Selasa (03/09). Kegiatan STP merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2015.

Wakil Bupati Musi Rawas, Suwarti dalam sambutannya menyambut baik kegiatan evaluasi pelaksaan STP BATAN. Kabupaten Musi Rawas menjadi salah satu daerah yang ditunjuk oleh BATAN sebagai salah satu lokasi STP selain Kabupaten Klaten dan Polewali Mandar.

(Jakarta, 26 Agustus  2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali mengadakan pelatihan bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat)-BATAN tentang Isolasi dan Identifikasi Bakteri Penunjang Aplikasi Teknik Nuklir Berbasis Mikroba yang diadakan di Ruang Pertemuan Bidang Pertanian PAIR dari tanggal 26 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2019. Tujuan diadakan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman serta keterampilan mengenai isolasi dan identifikasi bakteri serta pemanfaatan radioisotop untuk pengukuran pertumbuhan bakteri. Hal ini diperlukan untuk mendukung peningkatan produktifitas peneliti di PAIR khususnya dan BATAN pada umumnya serta meningkatkan kualitas riset dengan data penunjang yang komplit dan komprehensif.

(Jakarta, 19 Agustus  2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat)-BATAN mengadakan pelatihan Operator Bank Jaringan yang diadakan di PAIR dari tanggal 19 Agustus sampai dengan 23 Agustus 2019. Sebanyak 14 peserta dari berbagai instansi seperti RSA UGM, UPT Sel Punca RSCM, RS Fatmawati, RSUP Dr. Jamil Padang, PPIKSN-BATAN, BU-BATAN, PTKMR-BATAN serta pegawai PAIR yang terkait  hadir mengikuti pelatihan tersebut. Tujuan diadakan pelatihan ini adalah sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai Operator Bank Jaringan.

(Jakarta, 8-9/8/2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menerima kunjungan Expert dari International Atomic Energy Agency (IAEA), Dr. Hamidou Maiga. Kunjungan diterima oleh Irawan Sugoro mewakili Kepala PAIR. Kunjungan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari  ini (8-9/8) merupakan “expert mission” sebagai salah satu agenda IAEA RAS 5082 dengan tema “Managing and Controlling Aedes Vector Populations using the Sterile Insect Technique”, yaitu pengembangan teknik serangga mandul untuk pengendalian populasi nyamuk vektor demam berdarah, Aedes aegypti. Hadir dalam acara tersebut tidak hanya pegawai di kelompok Entomologi Bidang Pertanian PAIR, tapi juga mahasiswa yang sedang melakukan penelitian di bidang Pertanian. Sebanyak 15 orang hadir dalam acara tersebut.