HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Cisarua, 05/11/2018) Hari Senin tanggal 5 November 2018, PAIR menerima kedatangan Expert IAEA Ms. Lee Kheng Heng Section Head of Soil and Water Management and Crop Nutrition. Kunjungan ini berlangsung selama 5 hari, sampai dengan tanggal 9 November 2018, dikhususkan untuk meninjau, mereview dan mensupport kegiatan penelitian yang berjalan di Kelompok Pemupukan dan Nutrisi Tanaman. Dalam agenda kegiatan kunjungan pada hari pertama, terdapat acara General Lecture dengan judul “The Isotopic Techniques for Soil and Water Management Studies”. Acara dibuka oleh Dr. Ania Citraresmini, selaku Kepala Kelompok Pemupukan dan Nutrisi Tanaman, mewakili Kepala PAIR dan Kepala Bidang Pertanian. Materi kuliah umum berisi penjelasan lengkap manfaat teknik isotope dalam penelitian terkait pengelolaan tanah dan air. Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Winda Puspasari. Pada akhir diskusi Ms. Lee Kheng Heng menekankan pentingnya mengenali karakteristik tanah dan mengetahui tindakan penanganannya agar dapat ditentukan tindakan pengelolaan tanah dan air yang efisien serta diperoleh produktivitas tanaman optimal. Setelah acara kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan khusus di kelompok Pemupukan dan Nutrisi Tanaman. Dalam pertemuan ini dilakukan pemaparan kegiatan-kegiatan penelitian yang telah dan sedang berjalan, dan penelitian yang akan datang. Diskusi dan saran dari Ms Lee Kheng Heng memberikan banyak masukan dan menjadi dukungan bagi kegiatan penelitian, baik material teknis maupun non-teknis.

(Jakarta, 22/10/2018) Pengembangan lahan marginal dengan memanfaatkan tanaman Bioenergi melalui teknik Mutation Breeding dan teknik terkait, menjadi pilihan tema pada rapat penutup IAEA/RCA Final Coordination Meeting dengan kode ME-RAS5070-1803356, yang diadakan di hotel Mercure, Simatupang Jakarta, kerjasama antara Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan International Atomic Energy Agency (IAEA).

(Jakarta, 21/10/2018) Teknologi pengawetan terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatannya. Teknologi pengawetan dengan menggunakan bahan kimia berbahaya kini mulai ditinggalkan, dan beralih kepada teknologi yang bersih dari bahan kimia.

Salah satu teknologi pengawetan yang tidak menggunakan bahan kimia yakni Iradiator gamma yang memanfaatkan radiasi sinar gamma yang dipancarkan oleh sumber radioaktif. Selain itu, teknologi pengawetan alternatif yang memanfaatkan radiasi juga dapat dihasilkan dari mesin berkas elektron yakni fasilitas pengawetan yang memanfaatkan radiasi elektron yang ditimbulkan oleh sumber energi listrik.

(Semarang, 24/09/2018) Dampak perubahan iklim menjadi isu yang hangat dibicarakan bukan saja di dalam melainkan juga di luar negeri. Berbagai upaya pengurangan dampak tersebut juga dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan melakukan analisis terhadap dampak perubahan iklim dengan menggunakan teknologi nuklir.

Beberapa negara yang tergabung dalam Forum for Nuclear Cooperation in Asia (FNCA) yang beranggotakan Australia, Bangladesh, China, Indonesia, Japan, Kazakshtan, Korea, Malaysia, Mongolia, Philippines, Thailand, dan Vietnam melakukan penelitian bersama untuk menganalisis dampak perubahan iklim dengan menggunakan teknologi nuklir. Analisis ini dilakukan oleh setiap negara anggota FNCA sejak tahun 2017 yang diketuai oleh Australia.

(Jakarta, 19 /09/2018),   Pusat  Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), menyelenggarakan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang dihadiri oleh 70 pegawai di lingkungan PAIR. Sosialisasi diselenggarakan di Gedung Pertemuan PAIR, pada hari Rabu (19/9)

Dengan moto mencegah lebih baik daripada mengobati, maka Yulizon Menry selaku Kepala Bidang Keselamatan Kerja dan Kesehatan dalam sambutannya berharap agar acara sosialisasi ini dapat bermanfaat, sehingga pegawai PAIR dapat menjaga kesehatan dan dapat hidup lebih baik serta bekerja lebih produktif.