Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Uji Radiometalurgi PTBBN-BATAN

Bidang Uji Radiometalurgi mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknik uji radiometalurgi .....

Selengkapnya...
Slide item 4

Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir PTBBN-BATAN

Bidang Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi fabrikasi bahan bakar nuklir.....

Selengkapnya...

 

(Tangerang Selatan, 28/05/2020) Kegiatan pengembangan kompetensi SDM di PTBBN senantiasa tetap berjalan walaupun di masa pandemic  Covid-19 salah satunya adalah terselenggaranya webinar “Penggunaan Zeolit Alam sebagai Bahan Penukar Kation untuk Ion Cesium” yang dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2020 dengan narasumber dari Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Indonesia yaitu Dr. Yuni K. Krisnandi yang memaparkan tentang “Struktur dan Karakter Zeolit, Pretreatment dan Modifikasi Zeolite Alam, dan Aplikasi Zeolit Alam Sebagai Penukar Kation Cs+”. Kegiatan ini diikuti oleh para fungsional Peneliti dan Pranata Nuklir di lingkungan Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) - BATAN, serta dihadiri juga oleh para undangan dari beberapa pusat lain di BATAN, beberapa instansi lain dan beberapa universitas di Indonesia. Jumlah peserta yaitu sebanyak 145 orang. Webinar ini diadakan bertujuan supaya peserta dapat memahami dan mengetahui karakter zeolit alam yang dapat digunakan sebagai bahan penukar kation dalam proses pemisahan isotop cesium (137Cs dan 134Cs) yang terdapat di dalam bahan bakar Nuklir.

(Tangerang Selatan, 19/05/2020) Pandemi Covid-19 telah merubah proses kerja pegawai khususnya di PTBBN, jadwal kerja pegawai diatur, sebagian pegawai WIO (Work In Office) dan sebagian lagi WFH (Work From Home), namun hal ini tak menjadikan menurunnya semangat dan produktifitas pegawai. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, PTBBN memiliki agenda rutin yaitu Presentasi Ilmiah Hasil Penelitian PTBBN yang merupakan bentuk pertanggungjawaban pegawai terkait hasil yang telah dicapai dari penelitian dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam SK Pedoman Penelitian dan Pengembangan PTBBN.

Atas dasar itulah, PTBBN menyelenggarakan acara Presentasi Ilmiah Hasil-hasil Penelitian dan Kegiatan PTBBN tahun 2019 yang dilaksanakan dalam bentuk virtual conference pada tanggal 19-20 Mei 2020. Acara ini diikuti oleh hampir seluruh pegawai PTBBN melalui domisili mereka masing-masing dengan menggunakan aplikasi zoom.

(Tangsel, 09/04/2020) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) unit Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mewujudkan kepedulian terhadap penanganan Covid-19 dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dari kebijakan social distancing. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat di sekitar Kawasan Nuklir Serpong, Rabu (08/04).

Kepala PTBBN, Agus Sumariyanto mengatakan, target masyarakat yang menerima bantuan ini adalah mereka yang terdampak Covid-19. "Bantuan kami berikan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD) yang berupa masker, dan sarung tangan kepada para petugas medis," ujar Agus.

(Tangerang Selatan, 11/03/2020) Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) menerima kunjungan dari   mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta jurusan elektro sebanyak 30 orang. Kunjungan di Kawasan Nuklir Serpong (KNS) mahasiswa mengunjungi salah satu fasilitas PTBBN yaitu Instalasi Radiometalurgi (IRM) di gedung 20. Para mahasiswa didampingi oleh 1 dosen pembimbing dan pendamping dari  Pegawai Pusat Desiminasi dan Kemitraan (PDK) serta Pusat Pendayagunaan Informatikan dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN). Kunjungan diterima oleh Juan Carlos Sihotang dan Ely Nurlaily selaku Petugas Layanan Informasi.  Pengunjung sebelum memasuki laboratorium harus mengenakan jas laboratorium dan sepatu lab yang telah disediakan oleh petugas Bidang Keselamatan Kerja dan Akuntansi Bahan Nuklir serta diberikan satu alat dosis radiasi kepada salah seorang pengungjung. Kegunaan alat tersebut untuk mengetahui apakah pengunjung dalam melakukan kunjungan di laboratorium terkontaminasi atau tidak.

(Tangerang Selatan, 09/03/2020). Latar Belakang diadakannya pelatihan Operator dan Supervisor Instalasi Elemen Bakar Eksperimental  (IEBE) adalah Karena keselamatan yang menjadi pertimbangan dan prioritas utama dalam pelaksanaan segenap aktivitas pengoperasian instalasi nuklir dalam rangka melindungi pekerja, masyarakat dan lingkungan dari bahaya radiasi. “Safety shall be paramount within the management system, overriding all other demands” (persyaratan 2.2, GS-R-3, The management system for facilities and activities, IAEA Safety Standards). Dibandingkan dengan instalasi reaktor nuklir, instalasi produksi bahan bakar nuklir seperti halnya Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) memiliki karakteristik yang berbeda, antara lain: (a) dekatnya hubungan antara alat, manusia dan bahan yang ditangani, (b) beragamnya peralatan dan bahan yang digunakan, (c) adanya bahaya radiologi yang besar apabila terjadi peristiwa kekritisan, (d) tersebarnya keberadaan bahan berbahaya termasuk bahan nuklir di dalam instalasi, serta (e) adanya risiko terhadap keamanan bahan nuklir. Mengingat data statistik yang menunjukkan bahwa faktor manusia (kesalahan manusia atau human error) menempati peringkat tertinggi sebagai penyebab kecelakaan, maka pengembangan atau peningkatan pengetahuan dan keterampilan personil pengoperasi secara berkelanjutan melalui program pelatihan yang intensif merupakan kunci penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengoperasian suatu instalasi nuklir.