Slide item 2
Slide item 1
Slide item 3
Slide item 4
Slide item 5
Slide item 6

(Jakarta, 26/04) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), mensosialisasikan Peraturan Pemerintah terbaru nomor 8 tahun 2019 terkait penyesuaian tarif atas jenis layanan Pemasukan Negara Bukan Pajak (PNBP) BATAN yang telah diundangkan pada tanggal 28 februari 2019 lalu. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti kenaikan nilai tukar rupiah, kenaikan biaya pemeliharaan peralatan dan operasional, penyesuaian tarif jasa dengan kondisi harga pasar dan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Poin terakhir diatas menjadi pokok penting yang disampaikan oleh Deputi Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir, Efrizon Umar saat membuka acara Temu Pelanggan Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) yang diadakan di hotel Sahid, Yogyakarta (25/4).

“Layanan tidak akan maksimal bila tidak ada umpan balik dari pelanggannya sendiri, untuk itu diharapkan dalam acara ini bapak ibu sekalian dapat menyampaikan umpan balik secara tertulis, baik itu berupa keluhan ataupun masukan,” tutur Efrizon

Untuk kedepannya pelayanan yang diberikan tidak hanya cukup dengan pelayanan prima, namun meningkat kepada pelayanan ultima, dimana dengan pelayanan ultima penyedia jasa layanan harus mampu melakukan jemput bola kepada para pelanggannya.

PTKMR telah melakukan kerja sama dengan perusahaan ekspedisi untuk memberikan solusi dari kendala yang selama ini dirasakan oleh para pelanggan, melalui kerja sama ini diharapkan pelanggan tidak perlu lagi datang langsung untuk menggunakan layanan PTKMR, namun dapat mengirim barang yang ingin di analisis/kalibrasi melalui jasa perusahaan ekspedisi, tambahnya.

Untuk meningkatkan mutu layanannya PTKMR membuat aplikasi berbasis on line yang dinamakan E SLAMET, yaitu Sistem Administrasi Layanan Online Keselamatan dan Metrologi Radiasi, melalui aplikasi ini diharapkan proses layanan menjadi lebih cepat, mudah, praktis dan transparan.

Ismanto Jumadi, Kepala Bagian Tata Usaha, PTKMR menjelaskan, E SLAMET adalah bentuk respon kami dalam menanggapi keluhan para pelanggan khususnya pelanggan kami yang berada di luar pulau Jawa, selama ini mereka harus datang ke Jakarta (PTKMR) paling tidak 2 kali untuk melakukan layanan uji analisis/kalibrasi pada alat mereka, ini membutuhkan biaya, dengan menggunakan aplikasi E SLAMET pelanggan hanya mengeluarkan biaya antar sesuai dengan perusahaan ekspedisi yang mereka pilih.

Peningkatan mutu layanan oleh PTKMR dilakukan secara terus menerus, menyesuaikan dari masukan ataupun keluhan dari pelanggan selama ini, salah satu pelanggan yang mewakili PT. Petro Kimia Gresik, Teguh Rachmadi menceritakan, layanan yang kami gunakan adalah kalibrasi alat pen dan pocket dosimeter, yang kami rasakan selama ini dari segi akurasi teknis sudah baik, namun kedepannya kami mengharapkan dari sisi waktu proses layanan bisa lebih ditingkatkan lagi. (An)