Slide item 1

Faktor keselamatan terhadap para pekerjanya selalu menjadi prioritas utama sehingga setiap pekerja wajib menggunakan dosimeter film atau dosimeter termoluminisensi (TLD) saat bertugas

Slide item 2

Faktor manusia serta budaya keamanan adalah faktor yang sangat penting dalam menjamin keamanan di fasilitas tersebut dan keselamatan personil itu sendiri.

Slide item 3

Faktor keselamatan lingkungan dan daerah kerja juga tak luput menjadi fokus penelitian di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi.

Slide item 4

Faktor keselamatan lingkungan dan daerah kerja juga tak luput menjadi fokus penelitian di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi.

Slide item 5

PTKMR berupaya untuk meningkatkan pelayanan dengan mengadakan Temu Pelanggan setiap tahunnya.

(Jakarta, 14/11/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) membuat terobosan, dengan mempermudah administrasi layanan keselamatan dan metrologi radiasi melalui aplikasi website bernama eSLAMET. Aplikasi ini memudahkan pelanggan untuk mendapatkan proses layanan menjadi lebih cepat, mudah, praktis dan transparan.

Kepala Bagian Tata Usaha PTKMR BATAN, Ismanto Jumadi, mengatakan, eSLAMET telah diuji coba pada akhir tahun 2018  dan diluncurkan secara resmi saat temu pelanggan PTKMR di Yogyakarta pada bulan April 2019.

“Layanan Pelanggan PTKMR awalnya offline, pelanggan harus datang ke PTKMR untuk mendapatkan layanan. Sekarang pelanggan bebas memilih cara layanan, yaitu bisa offline dan bisa online - tidak perlu datang ke PTKMR,” tutur Ismanto, saat ditemui di sela – sela Workshop Proteksi dan Keselamatan Radiasi Fasilitas Kedokteran Nuklir Terapi, di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, BATAN, Jakarta, Selasa (14/11)

Aplikasi eSLAMET awalnya hanya untuk layanan internal PTKMR BATAN, kemudian dikembangkan juga untuk menjadi layanan eksternal atau online yang  bisa diakses pelanggan dimanapun berada.

Sebelum dapat diakses secara online, pelanggan harus datang langsung ke PTKMR BATAN yang berlokasi di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, BATAN, Jakarta, dengan membawa alat, sampel, atau benda uji yang akan diuji, dianalisis, atau kalibrasi. Hal ini menurutnya, selain memakan waktu juga membutuhkan biaya yang cukup besar karena pelanggan harus mengeluarkan biaya transportasi yang tidak sedikit.

“Bayangkan misalnya, pelanggan dari Medan, bawa surveimeter, biaya layanannya cuma 500 ribu rupiah. Biaya transportasi yang dikeluarkan dari Medan ke Jakarta PP (pulang pergi)  bisa berapa  juta, kan lebih mahal biaya transportasinya daripada layanannnya,” lanjut Ismanto.

Dengan eSLAMET, pelanggan cukup mendaftar dan mengajukan permohonan layanan secara online. Kemudian PTKMR BATAN akan menindaklanjuti permohonan melalui laboratorium–laboratorium di PTKMR BATAN. Setelah semua proses selesai, pelanggan diberikan nomor tagihan dan pelanggan cukup membayar melalui ATM atau bank.

“Sistem pembayaran dari pelanggan pada aplikasi eSLAMET ini sudah terkoneksi dengan  Sistem Informasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Online SIMPONI milik Kementerian Keuangan,” tambahnya.

Ismanto kemudian menguraikan layanan apa saja yang tersedia pada aplikasi eSLAMET. Sesuai  Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2019, tentang Jenis dan Tarif atas PNBP yang berlaku di BATAN, terdapat 5 jenis layanan di PTKMR BATAN. Yang pertama adalah jasa kalibrasi, antara lain kalibrasi surveimeter, pocket dosimeter, pesawat terapi, pesawat akselerator, sumber standar, dan alat ukur aktivitas. Yang kedua jasa sertifikasi, antara lain sertifikasi kandungan radionuklida.

Yang ketiga adalah analisis dosis radiasi perorangan dengan Thermoluminescent Dosimeter (TLD), pemantauan daerah kerja, dan analisis bebas kontaminasi benda uji. Yang keempat, jasa penyiapan sampel dan jasa analisis, seperti pemeriksaan hormon, urin, darah, fisik, dan abrasi kromosom. Yang kelima adalah  layanan uji tak merusak yaitu  layanan uji kesesuaian pesawat sinar – X radiologi diagnostik dan intervensional.

Dalam hal mutu layanan, PTKMR telah menerapkan sistem manjemen mutu SNI ISO 9001 : 2015, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja  OHSAS 18001 : 2007 dengan laboratorium Kalibrasi dan Uji yang sudah terakreditasi KAN sesuai standar SNI ISO/IEC 17025:2008.

“PTKMR mempunyai standar layanan yang sudah ditetapkan,” tambah Ismanto.

Tercatat, dari kelima penggolongan jenis layanan PNBP tersebut, PNBP terbesar adalah layanan jasa sertifikasi kandungan radionuklida.

“Tiga puluh persen PNBP PTKMR berasal dari layanan jasa sertifikasi kandungan radionuklida. Per 30 Oktober ini, total PNBP mencapai 6,5 miliar. Target kita sampai akhir tahun 2019 sebesar 7,3 Milyar” pungkasnya.

Layanan eSLAMET dapat diakses oleh pelanggan melalui http://e-slamet.batan.go.id/ (tnt).