Slide item 2
Slide item 1
Slide item 3
Slide item 4
Slide item 5
Slide item 6

(Jakarta, 17/04/2017). Pada hari Senin, 17 April 2017 pukul 09.00 di Ruang Rapat Gedung C Lantai 3, PTKMR-BATAN dilakukan Penandatanganan Pakta Integritas. Acara dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai PTKMR-BATAN. Dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan Pengucapan Pernyataan Pakta Integritas. Penandatanganan pernyataan ini merupakan bentuk kesanggupan aparatur sipil negara untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta peran dan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang akuntabel dan transparan dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik (Good Governance).

Kata “Radiasi” selalu diasosiasikan dengan efek merugikan terutama timbulnya kanker atau kasus infertilitas pada pria. Hal itu menyebabkan banyak orang takut terhadap radiasi. Saat ini bahkan terdapat istilah “Radiophobia” di Wikipedia yang diartikan sebagai ketakutan berlebihan terhadap radiasi pengion. Sayangnya hingga kini belum banyak informasi yang tersedia mengenai efek menguntungkan dari radiasi pengion. Informasi tersebut kini dapat ditemukan di dunia maya. Paparan radiasi dosis rendah (<100 mGy) diterima oleh kita sehari-hari dari banyak sumber. Paparan radiasi alam sebagai contoh yang dapat ditemukan dalam tanah, air dan batuan di beberapa daerah tercatat memiliki tingkat radiasi cukup tinggi melebihi nilai normal yaitu sebesar 2.4 mSv per tahun. Paparan radiasi dosis rendah dapat pula diterima dari tindakan medik atau saat melakukan pekerjaan sebagai pekerja radiasi di rumah sakit maupun instalasi nuklir seperti reaktor. Studi mengenai paparan radiasi pengion dan risiko kanker memperlihatkan bahwa terdapat peningkatan risiko kanker seiring dengan peningkatan paparan radiasi pengion. Akan tetapi berbeda dengan radiasi dosis rendah saat ini banyak studi memperlihatkan bahwa terdapat efek menguntungkan akibat paparan radiasi dosis rendah pada manusia. Fenomena ini dikenal dengan istilah hormesis radiasi atau efek Non-Linier No Threshold (LNT) (Lihat Gambar).

Non NLT

The word “Radiation” has always associated with the negative effects especially cancer and infertility case in men. For this reason many people afraid of radiation. Even now there is a “Radiophobia” term in Wikipedia that means an obsessive fear of ionizing radiation. In contrast information about the benefits effects of radiation exposure was rarely found in media. Nowadays information about the benefits effects of low dose radiation exposure existed in the web. The low doses of radiation exposure (<100 mGy) can be received in our daily life from many sources. Natural radiation exposure for example that can be found in soil, water, and rock in some areas was recorded to have a high level than the normal level which is 2.4 mSv per year. Low dose exposure also might be received from a medical scan or from occupational exposure in radiation workers at the hospital and nuclear reactor. Studies about radiation exposure and cancer risk showed that cancer risk increases in proportion to radiation dose. But when we talk about the low dose exposure several studies showed that low levels of radiation exposure could have a benefit effect on human health. This phenomenon is called radiation hormesis or Non-Linier No Threshold (LNT) relationship (See Figure).  

(Yogyakarta, 11/04/2017), bertempat di hotel New Saphir, Yogyakarta, Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menggelar lokakarya bertajuk “Regional Workshop on Occupational Radiation Protection in High Exposure Operations”. Lokakarya ini dihadiri oleh 20 peserta dari berbagai negara seperti China, Iran, Irak, Malaysia, Yordania, Pakistan, Oman dan Mongolia.

(Yogyakarta, 13/02/2017) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menggelar lokakarya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pusat Sains dan Aplikasi Teknologi Akselerator (PSTA), Yogyakarta, Senin (13/02). Lokakarya ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian kegiatan bulan K3 yang dicanangkan oleh pemerintah sejak tanggal 12 Januari 2017 yang lalu.  Dengan mengusung tema “Dengan keselamatan sebagai penggerak pembelajaran, BATAN berperan menuju masyarakat yang mandiri, selamat, sehat dan produktif”, lokakarya ini bertujuan meningkatkan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di BATAN.