Slide item 1

Faktor keselamatan terhadap para pekerjanya selalu menjadi prioritas utama sehingga setiap pekerja wajib menggunakan dosimeter film atau dosimeter termoluminisensi (TLD) saat bertugas

Slide item 2

Faktor manusia serta budaya keamanan adalah faktor yang sangat penting dalam menjamin keamanan di fasilitas tersebut dan keselamatan personil itu sendiri.

Slide item 3

Faktor keselamatan lingkungan dan daerah kerja juga tak luput menjadi fokus penelitian di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi.

Slide item 4

Faktor keselamatan lingkungan dan daerah kerja juga tak luput menjadi fokus penelitian di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi.

Slide item 5

PTKMR berupaya untuk meningkatkan pelayanan dengan mengadakan Temu Pelanggan setiap tahunnya.

Pada hari Senin, 5 Oktober 2015 PTKMR mengadakan in house training Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan bertempat di Gedung B lantai 3 yang diikuti perwakilan bidang-bidang di PTKMR. Acara dibuka oleh Kabag TU Drs. Nazar W. Iskandarmouda, mewakili Kepala PTKMR yang berhalangan hadir. Materi yang diberikan dalam acara tersebut adalah Penanganan Serangan Jantung Koroner dan Stroke; Bantuan Hidup Dasar; Pertolongan Pertama pada Luka Bakar dan Perdarahan; dan Pertolongan Pertama pada Cedera Tulang dan Otot beserta praktikumnya yang dibawakan oleh para dokter dan difasilitasi tenaga kesehatan dari PTKMR. Materi diberikan dalam bentuk presentasi yang disertai tanya-jawab.

(Jakarta, 30 September 2015 ). Dalam rangka pelaksanaan project RAS9067/9007/01- “Second Regional Meeting for Peer Review of National Self-Assessments of Compliance Assurance Regime for Transport Safety” yang diselenggarakan di Indonesia, pada tanggal 28 September-2 Oktober 2015 di BAPETEN, salah satu agenda acaranya adalah kunjungan ke Laboratorium Uji Bungkusan PTKMR-BATAN, pada hari Rabu tanggal 30 September 2015. Peserta Regional Meeting tersebut berjumlah 24 orang, berasal dari berbagai Negara di Asia Pasifik seperti Srilanka, Thailand, Philipina, Pakistan, Nepal, Myanmar, Mongolia, Malaysia, Laos, Kamboja, Iran dan Indonesia. Kunjungan diterima oleh Kepala PTKMR-BATAN di Gedung B lantai III. Acara diawali dengan penyampaian Induksi Keselamatan, kemudian Sambutan Kepala PTKMR-BATAN, dan dilanjutkan dengan Presentasi Layanan di PTKMR-BATAN, khususnya Uji Bungkusan Zat Radioaktif oleh Kepala Bidang KKD.

Untuk memenuhi permintaan masyarakat yang meningkat dalam pengujian sampel TENORM, PTKMR telah menyelenggarakan Workshop Pengujian Sampel TENORM.  Workshop yang dibuka oleh Kepala PTKMR ini berlangsung selama 2 hari pada tanggal 29-30 September 2015. Kepala PTKMR, Drs. Susetyo Trijoko, M.App.Sc  dalam sambutannya mengatakan bahwa Workshop ini sangat penting untuk mempersiapkan semua Laboratorium Spektrometer Gamma yang ada di BATAN agar dapat diakreditasi oleh KAN.  Melalui Workshop ini juga diharapkan dapat mempersiapkan personil yang berkompeten dan metode mutahir dalam melakukan pengujian sampel TENORM. Selain itu, peserta workshop diharapkan akan memperoleh bekal dalam mempersiapkan sumber daya peralatan yang dibutuhkan untuk pengujian sampel TENORM.

(Jakarta, 18/09/15). Sebagai laboratorium dosimetri standar sekunder yang mempunyai tugas dan fungsi membina laboratorium-laboratorium dosimetri tersier, Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) BATAN bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mengelar Pertemuan Interkomparasi tahun 2015. Mengusung tema “Dengan Interkomparasi Kita Tingkatkan Mutu Hasil Pengujian Laboratorium Dosimetri”, acara digelar tanggal 17 s.d. 19 September 2015, di Hotel Grand Cempaka Jakarta.