Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...

(Serpong, 10 Desember 2014). Dalam rangka implementasi Peraturan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor : 200/KA/X/2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerapan Budaya Keselamatan, PTLR-BATAN menyelenggarakan kegiatan Kaji Diri Budaya Keselamatan PTLR-BATAN melalui kuisioner Formulir Penilaian Atribut Budaya Keselamatan yang dibagikan kepada semua pekerja. Pada kesempatan tersebut diadakan pula sosialisasi pelaporan insiden dan kondisi/perilaku berbahaya secara online dan diskusi tentang peningkatan budaya keselamatan di PTLR-BATAN. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan budaya keselamatan secara sistematis dan berkelanjutan sehingga dapat berjalan efesien dan efektif. Untuk itu diperlukan kegiatan kaji diri budaya keselamatan dalam rangka pelaksanaan penerapan budaya keselamatan di PTLR-BATAN. Hasil penilaian diri berdasarkan pembobotan ini dinyatakan dengan pemeringkatan terhadap hasil analisis bobot untuk setiap karakteristik dan atau atribut yang diperoleh dari lapangan. Klasifikasi pemeringkatan disusun sebagai pernyataan kualitatif dengan interval skor, dan diharapkan PTLR-BATAN mendapatkan Peringkat A (skor : 834 s.d. 1000) dalam Kaji Diri Budaya Keselamatan yang akan diumumkan besok pagi.

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. Di industri, sumber radioaktif umumnya digunakan untuk mengukur ketebalan bahan, densitas bahan, menentukan tinggi permukaan cairan dalam suatu wadah tertutup dan banyak lagi. Sedangkan pemanfaatan di Rumah Sakit antara lain untuk diagnosis dan radiotherapy. Selain itu kegiatan penelitian dan pengembangan khususnya di BATAN juga memanfaatkan zat radioaktif. Hingga saat ini terdapat lebih dari 300 perusahaan atau institusi yang terdaftar sebagai pengguna zat radioaktif. Zat radioaktif yang sudah tidak digunakan lagi tentu harus dikelola dengan baik.

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) BATAN telah mengirim salah satu staff Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi Sdr. Adi Wijayanto sebagai anggota Tim Webmaster PTLR-BATAN untuk berpartisipasi dalam rangka mengikuti Interregional Training Course/ Workshop for Connect User-Asia/Pacific, Latin America, Afica and Europe regions, yang diselenggarakan pada tanggal 28-31 Oktober 2014, di Vienna, Austria, peserta yang hadir ada 120 orang peserta dari berbagai negara antara lain : benua Asia/pasifik, Amerika Latin, Afrika, dan Eropa, dan peserta juga merupakan pengelola limbah radioaktif .

(Serpong, 21 Oktober 2014). Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR-BATAN) menyelenggarakan Workshop Pemeliharaan Kelistrikan dan Peralatan Elektromekanik Instalasi Nuklir. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, yaitu tanggal 21-23 Oktober 2014. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan Total Produktivitas Maintenance (TPM). Kegiatan ini dibuka oleh Ir. Suryantoro, MT selaku Kepala PTLR. Belaiau menyampaikan Instalasi Nuklir perlu pemeliharaan degan baik dalam rangka menjamin keselamatan agar terjaga dengan baik.







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.