RDE atau Reaktor Daya Eksperimental
Pilihan Teknologi RDE
Roadmap Pembangunan RDE
Lokasi RDE
RDE

(Yogyakarta, 16 Juni 2015) Di Auditorium STTN BATAN Yogyakarta di selenggarakan Sosialisasi rencana pembangunan Reaktor Daya Exsperimen ( RDE). Penyelenggara sosialisasi Pusat Diseminasi dan Kemitraan.

Sosialisasi di buka oleh Ketua STTN (DR.Sutomo Budihardjo M.Eng). Dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa sosialisasi di Batan Yogyakarta ini sudah yang terahir karena di kawasan Serpong. Pasar Juma’at dan Bandung bahkan di kantor Pusat pun sudah diberi sosialisasai. Kenapa sosialisasi perlu diberikan, karean di Yogyakarta sering ada pertanyaan dari orangtua mahasiswa tentang RDE dan Iradiator. RDE itu apa toh ? dan Iradiator itu apa toh ?. Mudah-mudahan dengan mengikuti sosialisasi ini kita semua khususnya yang mengikuti sosialisasi ini bisa menjawab pertanyaan tersebut diatas dengan baik dan benar.

Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman Tentang Reaktor Daya Experimental dengan Daya 10 MWth yang akan di Realisasikan dan di kembangkan BATAN. Reaktor Nuklir ini dapat digunakan untuk pembangkit listrik , pembangkit panas dan untuk memproduksi hydrogen. Karena sifatnya yang eksperimental maka pengoperasian reaktor nuklir tersebut lebih banyak untuk tujuan percobaan dalam meningkatkan penguasaan teknologi.

Pembangunan reaktor nuklir untuk pembangkit listrik (PLTN) saat ini belum kunjung terwujud, oleh karena itu pemerintah melalui Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memprakarsai untuk membangun RDE yang bertujuan Sebagai berikut :

  1. Mendemonstrasikan PLTN kecil yang beroperasi secara aman
  2. Terselenggaranya program penelitian dan pengembangan terpadu energy baru dan terbarukan (EBT)
  3. Meningkatkan penguasaan teknologi PLTN di bidang desain, kontruksi, operasi dan perawatan.
  4. Menguasai manajemen proyek pembangunan PLTN.
  5. Mengembangkan RDE/RDSG/RDNK sebagai induk PLTN komersial
  6. Mendukung kedaulatan energi masa depan
  7. Penyediaan listrik untuk mendukung program kemaritiman.

Dengan mendemonstrasikan RDE maka diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan pengoperasian reactor daya dan kemampuan bangsa Indonesia dalam mengoperasikan reactor nuklir akan meningkat.

Adapun dasar hukum yaitu UU No. 10 Tahun 1997 Tentang Ketenaganukliran bahwa pembangunan dan pengoperasian reaktor nuklir secara komersial hanya dapat dilakukan oleh pihak swasta, BUMN dan Koperasi. Sedangkan tugas BATAN adalah melaksanakan penelitian dan pengembangan teknologi nuklir dalam rangka penguasaan teknologi untuk keselamatan, ketentraman, dan kesejahteraan rakyat.

            Dengan mengacu pada UU tersebut BATAN merencanakn untuk membangun RDE yang Rencananya berlokasi di kawasan Puspitek Serpong Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten. BATAN Sejauh ini telah melakukan berbagai Studi dan sosialisasi terkait persiapan pembangunan PLTN komersial dalam rangka memperkuat posisi infrastruktur nasional.

            Sampai saat ini telah dilakukan investigasi tapak RDE yang meliputi berbagai aspek studi, yaitu aspek Kegempaan, Aspek Kegunungapian, aspek Geoteknik dan Pondasi, aspek Meteorologi, Aspek Hidrologi , Aspek Demografi, aspek Tata Guna Lahan dan Tata Ruang.