Pengumuman Penerimaan CPSN 2019
sucofindo
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

1.  SEMINAR STANDARDISASI TERKAIT PERALATAN KESEHATAN BERBASIS IPTEK NUKLIR PADA PEMANGKU KEPENTINGAN DI YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA PADA TANGGAL 12 JUNI 2014

Seminar sehari Standardisasi dengan tema “Meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui standardisasi peralatan kesehatan berbasis iptek nuklir” telah dilaksanakan di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, pada tanggal 12 Juni 2014. 

Sebagai narasumber, telah diundang pihak pemerintah dan pihak pengguna, yaitu BSN, Bapeten, RSUD Hardjolukito dan PTMKR-BATAN, dengan topik antara lain peraturan terkait standardisasi, peraturan terkait instalasi radiasi dan peralatan kesehatan, aplikasi peralatan kesehatan, dan standar terkait peralatan kesehatan.

Tujuan seminar ini adalah untuk menyebarluaskan standar nasional terkait peralatan kesehatan berbasis iptek nuklir, terutama yang dihasilkan oleh Panitia Teknis 11-05, sekaligus menjaring masukan dari para pemangku kepentingan yang akan digunakan sebagai masukan untuk pengembangan standar terkait peralatan kesehatan.

2.   Seminar Sehari Standardisasi di Hotel Aston, Pontianak Tanggal 16 Desember 2014

    Kepala Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir (Drs. Djatmiko, M.Sc) bersama dengan Ka.Bidang Pengembangan Standar (A Bayu Purnomo, M.Eng) , Narasumber: Dr. Nada Marnada, M.Eng (Teknologi Iradiator),Prof. Dr. Zubaidah Irawati (Pangan Iradiasi) ,  Riyanto Setya Oetomo (peralatan iradiator) dan Panitia Seminar.

     Suasana Diskusi tanya jawab dalam Seminar

Seminar sehari standardisasi dengan tema “Penerapan SNI pangan iradiasi menggunakan teknologi iradiator untuk meningkatkan daya saing produk menghadapi perdagangan bebas ASEAN” telah dilaksanakan di Hotel Aston, Pontianak, pada tanggal 16 Desember 2014.

Peserta dan undangan yang hadir adalah lebih dari 110 orang, yang terdiri dari Pemerintah Daerah / Dinas Pertanian, pengusaha, rumah sakit negeri dan swasta, akademisi / mahasiswa, dan pengguna serta pemerhati lainnya, berasal dari masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat.

Dengan menyebarluaskan standar nasional terkait pangan iradiasi, terutama yang dihasilkan oleh Panitia Teknis 67-05, dan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan melalui seminar ini diharapkan akan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi nuklir terkait pangan iradiasi dan meningkatkan pengembangan perumusan standar bidang pangan iradiasi.