HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

Visi

Salah satu tujuan pembangunan nasional yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejalan dengan amanat tersebut, kebijakan pembangunan iptek di jangka menengah-panjang, seperti yang tertuang di dalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) Tahun 2017-2045, diarahkan kepada pemajuan iptek untuk dapat menghasilkan inovasi dan keunggulan kompetitif berbasis iptek dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaya saing dan berdaulat. Oleh karena itu, BATAN menjadikan kesejahteraan sebagai tujuan akhir (ultimate outcome) dari pemanfaatan hasil litbangjirap iptek nuklir di jangka panjang. Kesejahteraan merupakan ukuran keberhasilan dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan yang mensyaratkan agar pembangunan ekonomi dilakukan secara inklusif yang meliputi tidak hanya pembangunan infrastruktur fisik saja tetapi juga pembangunan SDM dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Sementara itu di jangka menengah, BATAN menjadikan peningkatan daya saing sebagai tujuan antara (intermediate outcome) dari pemanfaatan hasil litbangjirap iptek nuklir. Peningkatan daya saing, yang salah satunya dihasilkan melalui pemanfaatan iptek nuklir, merupakan langkah mendasar yang dibutuhkan dalam meningkatkan produktivitas industri nasional. Selain itu, daya saing yang tinggi juga merupakan modal dasar untuk mewujudkan kemandirian bangsa yang pada akhirnya akan menuntun pada kemajuan bangsa sesuai dengan cita-cita pembangunan nasional yang diamanatkan pada Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden RI. Oleh karena itu, rumusan visi BATAN pada periode Renstra 2020-2024 adalah:

Nuklir untuk Meningkatkan Daya Saing

guna mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian

Berlandaskan Gotong-Royong

Misi

Sejalan dengan visi Indonesia Maju dan visi BATAN 2020-2024 untuk meningkatkan daya saing serta mewujudkan kesejahteraan bangsa, BATAN melalui kegiatan litbangjirap iptek nuklir melaksanakan Misi Presiden dan Wakil Presiden RI yang ke-1 (Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia); ke-2 (Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing) dan ke-8 (Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya), dengan uraian sebagai berikut:

  1. Menghadirkan iptek nuklir yang unggul secara kompetitif untuk meningkatkan kapasitas iptek dan memperkuat landasan sosio-ekonomi nasional.
  2. Mewujudkan sistem manajemen yang efektif, efisien, akuntabel dan melayani sebagai implementasi Reformasi Birokrasi secara berkelanjutan menuju Indonesia yang berdaya saing.


pratinjau

preview

preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa