TechnoRun

Nuclear Techno Run 2019

Daftar Sekarang...
sucofindo
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

(Jakarta, 04/11/2019) Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Permadi Soemantri Brojonegoro, meminta Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk lebih gencar menyosialisasikan pemanfaatan nuklir kepada masyarakat. Hal ini dikatakan Bambang pada kunjungan kerja di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Senin (04/11).

Ia mengatakan, BATAN dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) harus bersinergi mengampanyekan kepada masyarakat bahwa nuklir aman. "Jejak digital akan mengingatkan masyarakat terhadap kejadian kecelakaan Chernobyl, Fukushima, Three Mile Island, dan insiden nuklir lainnya. Intinya masyarakat Indonesia perlu diyakinkan bahwa nuklir itu dibutuhkan dan Indonesia telah mampu mengelola nuklir dengan aman," ujar Bambang.

(Jakarta, 18/10/2019) Bertempat di Gedung Pertemuan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Kawasan Nulir Pasar Jumat, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melantik 38 pegawainya untuk menduduki jabatan struktural dan fungsional, Jumat (18/10). Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya sebagai pejabat struktural dan 34 sebagai pejabat fungsional.

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari perkembangan sebuah organisasi. “Dalam pelantikan terdapat promosi dan rotasi jabatan pada suatu oganisasi adalah sesuatu yang wajar,” kata Anhar.

Kepada pejabat struktural yang baru dilantik, Anhar berpesan, sebagai pejabat pejabat harus menjalankan tugasnya secara clean goverment dan good government. Sedangkan pejabat fungsional secara teknik harus mempu melakukan penelitian dan pengembangan dengan baik.

(Jakarta, 17/10/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Kabupaten Landak sepakat memperbaiki varietas padi lokal khas Kabupaten Landak, yakni padi Palawakng. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan dan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, tentang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan iptek nuklir dalam menunjang program peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak. Penandatanganan nota kesepakatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi BATAN, Totti Tjiptosumirat dan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Alpius, tentang penelitian dan perbaikan varietas padi lokal Palawakng di Kabupaten Landak. Penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama dilakukan di Kantor Pusat BATAN, Jakarta, Kamis, (17/10).

Bupati Karolin mengatakan, Kabupaten Landak yang merupakan salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) ini memiliki potensi pertanian luar biasa, hanya saja masih berupa pertanian tradisional. Ia berharap, BATAN dapat membantu perbaikan tiga jenis padi lokal Palawakng yang telah didaftarkan ke Kementerian Pertanian pada 2017 lalu.

“Kami sudah mendaftarkan ke Kementerian Pertanian, 3 jenis padi lokal, yaitu Palawakng Salon, Palawakng Gaeng dan Palawakng Balacant. Setelah didaftarkan, kemudian kita menindaklanjutinya dengan kerja sama dengan BATAN,” ucap Karolin.

SIBAJA adalah sistem informasi pengadaan barang dan jasa merupakan sarana penunjang komunikasi dan koordinasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) satker di lingkungan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP), dalam mengajukan tender terkait pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, jasa lainnya diatas Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta) dan jasa konsultansi di atas Rp.100.000.000,00 (seratus juta). Aplikasi ini juga sebagai monitoring pejabat dalam proses pelaksanaan tender.

Sistem Informasi Manajeman Arsip Inaktif di buat untuk memenuhi kebutuhan organisasi akan penyajian informasi dari arsip yang tercipta di BATAN khususnya arsip dinamis inaktif. Aplikasi ini berisi informasi-informasi arsip dinamis inaktif yang di simpan pada Unit Kerja BATAN. SIMAI dikembangkan untuk mendukung kerja organisasi dalam mengelola arsip inaktifnya dan sebagai sarana temu balik arsip.