Corona-19
Pengumuman Penerimaan CPSN 2019
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

(Jakarta, 17/03/2020) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sejak Senin (16/03) menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) hingga 31 Maret 2020 mendatang. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Sekretaris Utama Nomor 4 Tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di lingkungan BATAN.

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan mengatakan, kebijakan ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) terkait dengan pencegahan penyebaran COVID-19. “Pada hakikatnya arahan Menpan RB tersebut adalah untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus corona. Oleh karena itu, dimungkinkan menugaskan pegawai untuk bekerja di rumah,” kata Anhar.

(Jakarta, 12/03/2020) Biro Perencanaan menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis revisi anggaran melalui aplikasi SAKTI. Bertempat di Ruang Pertemuan Lantai VI Kantor Pusat BATAN, Bapak Mustakim Siga dari Direktorat Sistem Informasi Teknologi Perbendaharaan Kementerian Keuangan menyampaikan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah merilis Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI). SAKTI mengintegrasikan seluruh modul aplikasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban anggaran yang digunakan satuan kerja (satker) dengan menerapkan konsep single database secara sistem elektronik. Berbagai modul yang ada di SAKTI meliputi Modul Penganggaran, Modul Komitmen, Modul Pembayaran, Modul Bendahara, Modul Persediaan, Modul Aset Tetap, Modul Pelaporan, Modul Piutang dan Modul Administrator. Aplikasi SAKTI-Web merupakan integrasi dari berbagai aplikasi yang selama ini digunakan oleh satker dengan berbasis pada penggunaan website sebagai basis pengerjaan datanya. Kegiatan Bimtek ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kemampuan pegawai BATAN yang akan melakukan revisi dokumen anggaran melalui aplikasi SAKTI sehingga proses revisi dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

(Jakarta, 04/02/2020) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan menyerahkan hasil litbang iptek nuklir berupa varietas padi unggul Sidenuk dan radiofarmaka Samarium-153 EDTMP kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Selasa (03/02). Penyerahan hasil litbang iptek nuklir ini disampaikan dalam rangka kunjungan kerja bersama Komisi VII DPR-RI ke Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah yakni untuk mendapatkan gambaran khususnya tentang pengembangan dan pengelolaan energi khususnya energi baru dan terbarukan, kondisi kelistrikan dan permasalahan yang dihadapi, pengembangan dan pemanfaatan hasil riset oleh masyarakat Jawa Tengah. Selain itu, kunjungan ini juga dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dari Pemprov Jawa Tengah terkait sektor energi dan sumber daya mineral di Jawa Tengah.

(Jakarta, 04/02/2020) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan merasa bangga bisa berkumpul dengan para milenial yakni para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal ini disampaikannya ketika memimpin pengucapan sumpah pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap 172 CPNS, di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Senin (03/02).

“Saya merasa bangga berada diantara para milenial yang akan menjadikan BATAN sebagai lembaga yang semakin maju dan semakin baik menuju Indonesia Emas tahun 2025,” kata Anhar.

Mementum ini menurut Anhar merupakan sesuatu yang istimewa karana bisa berhadapan langsung dengan para penerus yang akan memajukan BATAN di masa yang akan datang. Oleh karena itulah, melalui kempatan ini, Anhar menyampaikan beberapa hal kepada para pegawai yang baru diambil sumpahnya.

(Jakarta, 03/02/2020). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) saat ini tengah melaksanakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019. Setelah melalui seleksi administrasi, para pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pelamar yang dinyatakan diterima sebagai CPNS BATAN nantinya diharapkan tidak hanya mampu bekerja secara individu, namun mampu berkolaborasi.

“Untuk itulah, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga cerdas secara emosional, dan sosial,” ungkap Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BATAN, Sudi Ariyanto, saat ditemui di sela-sela pelaksanaan SKD CPNS BATAN, di Kantor Regional V, Badan Kepegawaian Negara, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (03/02).