Workshop Sekretaris Pimpinan

Workshop Sekretaris Pimpinan

Perubahan berkomunikasi dan peningkatan profesionalisme Sekretaris Pimpinan dalam menunjang tugas pimpinan

Penyelamatan Arsip BATAN

PENYELAMATAN ARSIP BATAN

BATAN telah menyerahkan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Capaian Opini WTP

BATAN Capai Opini WTP 6X

Selama 6 tahun sejak 2009 BATAN mendapat penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK atas laporan pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku

Sertifikasi Sistem Majemen K3

Sertifikasi Sistem Manajemen K3

Biro Umum telah menerima sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penghargaan Kinerja Terbaik Kategori Anggaran Rendah

Penghargaan Kinerja Terbaik

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, BATAN mampu menunjukkan kinerja terbaiknya. Ini dibuktikan dengan menerima penghargaan peringkat 1 Untuk Kinerja Lembaga pada kategori pagu rendah.

(Jakarta, 17/12/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk ketujuh kalinya menyerahkan arsip statis ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penyerahan arsip statis ditandai dengan penandatanganan berita acara secara simbolis oleh Kepala BATAN, yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro Umum (BU), Dendang Hermansyah, kepada Sekretaris Utama ANRI, Sumrahyadi, di Gedung Pertemuan, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Kawasan Nuklir Pasar Jumat, BATAN, Jakarta (17/12).

Sebanyak 28 berkas diserahkan BATAN kepada ANRI, salah satunya arsip penelitian tentang “Pembuatan dan Pengembangan Panduan Co-Cr-Mo yang Implan dengan TiN (Titanium Nitrida) untuk Material Prospektif yang Biokompatibel Kuat dan Murah”, oleh Peneliti BATAN, Sulistioso Giat Sukaryo.

Merujuk pada UU No. 43 Tahun 2009, tentang Kearsipan, arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh ANRI dan/atau lembaga kearsipan.

Pencipta arsip, dalam hal ini BATAN, wajib menyerahkan arsip statisnya ke ANRI sesuai retensi arsip yang telah ditentukan. Dendang mengatakan, sebagai satu-satunya instansi yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang penelitian, pengembangan dan pendayagunaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di Indonesia, BATAN memiliki arsip yang bernilai informasi tinggi dan strategis bagi negara dan masyarakat umum.

“Arsip berperan sebagai database yang akan sangat membantu pengambil keputusan karena kedepan data jadi berperan penting, industri 4.0 menjadikan big data sebagai salah satu elemen yang harus dikuasai,“ ungkap Dendang saat membacakan pesan dari Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan melalui pesan singkatnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, Gromiko Apriantoro, mengatakan, BATAN telah secara rutin menyerahkan arsip statis kepada ANRI secara berturut-turut sejak tahun 2013 hingga 2019. Total sekitar 300 berkas arsip statis yang bernilai sejarah dan informasi yang strategis telah diserahkan ke ANRI, mulai dari lingkup penelitian hingga manajemen, seperti sejarah BATAN dan struktur organisasi BATAN.

“Harapannya, kesadaran kearsipan itu bukan hanya dilingkungan BU sebagai Unit Kearsipan 1 dan Pembina Kearsipan di BATAN saja, tetapi juga pencipta arsip, dalam hal ini peneliti, pimpinan, dan pegawai, sehingga budaya arsip itu sampai ke seluruh pegawai agar teratur menyimpan arsipnya dari kegiatan yang dibiayai oleh negara, terutama, kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas nasional,” pungkasnya (tnt).