Workshop Sekretaris Pimpinan

Workshop Sekretaris Pimpinan

Perubahan berkomunikasi dan peningkatan profesionalisme Sekretaris Pimpinan dalam menunjang tugas pimpinan

Penyelamatan Arsip BATAN

PENYELAMATAN ARSIP BATAN

BATAN telah menyerahkan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Capaian Opini WTP

BATAN Capai Opini WTP 6X

Selama 6 tahun sejak 2009 BATAN mendapat penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK atas laporan pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku

Sertifikasi Sistem Majemen K3

Sertifikasi Sistem Manajemen K3

Biro Umum telah menerima sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penghargaan Kinerja Terbaik Kategori Anggaran Rendah

Penghargaan Kinerja Terbaik

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, BATAN mampu menunjukkan kinerja terbaiknya. Ini dibuktikan dengan menerima penghargaan peringkat 1 Untuk Kinerja Lembaga pada kategori pagu rendah.


(Jakarta, 02/01/2020). Mengawali tahun 2020, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan melantik 10 pejabat struktural dan 13 pejabat fungsional di lingkungan BATAN, di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, BATAN, Jakarta, Kamis (02/01). Dalam sambutannya, Anhar meyampaikan 4 strategi yang akan dilakukan BATAN untuk lebih menghadirkan nuklir di tengah masyarakat.

Strategi pertama, BATAN akan memperbanyak hilirisasi dan komersialisasi produk-produk penelitiannya. Hilirisasi dan komersialisasi sangat penting untuk keberlangsungan riset agar tidak selalu bergantung pada pendanaan dari pemerintah atau Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

"Hilirisasi dan komersialisasi ini perlu untuk mendukung riset kita, istilahnya self reliance, sehingga kita bisa mandiri di dalam hal pendanaan,” jelas Anhar.

Menyikapi tantangan kedepan dimana organisasi dituntut bekerja secara cepat, Anhar menuturkan strategi kedua adalah menjadikan BATAN sebagai organisasi yang modern,  yang salah satu cirinya adalah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Strategi ketiga, menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) BATAN unggul dengan menggiatkan program Nuclear Knowledge Management (NKM). Program NKM ini, lanjut Anhar, sangat penting untuk mempertahankan kompetensi pegawai BATAN. Saat ini, terdapat gap kepakaran yang cukup jauh antara pegawai senior dan junior.

“NKM ini dimulai dari penciptaan kompetensi hingga mempertahankan kompetensi. Kita dorong, terutama generasi muda untuk melanjutkan sekolah by research. Kita juga giatkan program-program NKM seperti coaching, mentoring, dsb,” tambah Anhar.

Strategi terakhir adalah be innovative. Inovasi ini tidak hanya dari sisi produk tetapi dalam pengelolaan penelitian dan pengembangan. “Kita harus inovatif dalam mencari anggaran agar tidak hanya bergantung pada DIPA, tetapi bisa mencari pendanaan dari luar DIPA yang bermacam-macam, sehingga kegiatan tidak hanya business as usual saja,” terangnya.

Keempat strategi ini, tambah Anhar, harus dilakukan secara kerja tim, dan BATAN Incorporated harus selalu digaungkan.

Anhar mengatakan, bahwa pelantikan ini berdasarkan kebutuhan organisasi. Ia berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan melakukan sumpah jabatan, bahwa baik pejabat struktural maupun fungsional memiliki kesempatan sama dalam berkontribusi untuk organisasi.

“BATAN harus bergerak cepat dan inovatif. Kita harus menemukan cara-cara berbeda untuk menghadirkan iptek nuklir untuk masyarakat,” pungkasnya.

Berikut nama-nama pejabat struktural yang baru dilantik:

  1. Dr. Ir. Mohammad Dhandang Purwadi, M.T, Kepala Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)
  2. Ir. Yusi Eko Yulianto, Kepala Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG)
  3. Ir. Eko Madi Parmanto, Kepala Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK)
  4. Drs. Raden Heru Umbara, Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama (BHHK)
  5. Dr. Ir. Sudi Ariyanto, M.Eng, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (BSDMO)
  6. Ir. Kristedjo Kurnianto, M.Sc, Kepala Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN)
  7. Ir. Raden Sumarbagiono, M.T, Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR)
  8. Dr. Roziq Himawan, M.Eng, Kepala Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN)
  9. Ir. Fatmuanis Basuki, M.Si, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat)
  10. Ir. Widiyanta, Kepala Biro Umum (BU)

(tnt)