Raker

Rapat Kerja BATAN merupakan agenda tahunan yang sangat penting.

Raker 2017

Rapat Kerja Merupakan Agenda Tahunan yang Sangat Penting

Slide item 3

Biro Perencanaan melakukan kegiatan Sosialisasi Laporan Kinerja Sestama/Deputi guna menghasilkan Lakin yang Berkualitas

Sosialisasi Lakin 2019

(Jakarta, 24 Januari 2019) Laporan Kinerja (LAKIN) merupakan bentuk pertanggungjawaban pencapaian target kinerja dalam mewujudkan visi misi, serta bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah dalam penggunaan sumber daya. Kewajiban pelaporan LAKIN diatur dalam Peraturan Menteri PAN & RB No. 53 Tahun 2014 dan di BATAN telah diterbitkan pedoman penyusunan perjanjian kinerja dan pelaporan kinerja  dalam Peraturan Kepala BATAN No 2 Tahun 2016. Berkenaan dengan kewajiban tersebut BATAN telah membentuk Tim Penyusun LAKIN BATAN serta Unit Kerja Eselon I,  yang dipimpin oleh para Eselon 1. Diharapkan tim dapat menyusun LAKIN dengan baik dan dapat disampaikan tepat waktu. 

Sebagai penyegaran serta pembekalan bagi anggota Tim, diadakan sosialisasi dengan menghadirkan nara sumber dari Kementerian PAN & RB, Dra. Endang Purwaningsih, M.AP. Acara sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh anggota tim, diselenggarakan di Ruang Pertemuan Lantai VI Kantor BATAN Pusat. Acara dibuka oleh Deputi Bidang SATN, DR. Ir. Efrizon Umar, MT, mewakili Plt. Kepala BATAN, beliau menyampaikan bahwa LAKIN BATAN sudah mendapatkan nilai “BB”, dan agar bisa meningkatkannya untuk mendapatkan nilai “A”.

Menurut Endang Purwasih, penilaian “BB” adalah terhadap penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Agar LAKIN dapat disusun dan memberikan informasi capaian kinerja secara baik, sangat ditentukan oleh perencanaan kinerja dan target kinerja yang telah disusun dengan baik dan berkualitas. Target kinerja disusun secara cascading hingga ke tingkat pelaksana (individu), dan menampilkan kontribusi yang jelas dari bawah ke eselon di atasnya.

Adapun pelaporan LAKIN memberikan kontribusi bobot penilaian 15%. Sedangkan penilaian dengan bobot terbesar adalah pada Perencanaan Kinerja (Bobot 30%). Komponen SAKIP lain yang dinilai adalah Pengukuran Kinerja (Bobot 25%), Evaluasi (Bobot 10%), dan Capaian Kinerja (Bobot 20%).

LAKIN perlu menginformasikan dan menguraikan pengukuran efektivitas penggunaan sumber daya secara mendalam, ujar Endang.

Dalam penutupan pertemuan, Deputi Bidang SATN mengharapkan agar informasi dari nara sumber dapat menjadi masukan dan inspirasi untuk penyusunan LAKIN BATAN dan unit kerja Eselon 1 dengan lebih baik. (Hdt/Cy)