Tata Naskah BATAN

Salah satu misi BSDMO adalah melaksanakan pengelolaan dan penyajian data dan informasi SDM BATAN secara cepat, tepat, akurat dan pemanfaatannya secara optimal

Penerimaan CPNS 2019

Penerimaan CPNS 2019

BATAN berhasil mendapatkan CPNS sebanyak 173 pegawai pada tahun 2019

Team Building Tahun 2019

Team Building Tahun 2019

BSDMO BATAN melaksanakan Team Building sebagai salah satu cara untuk memperat kerjasama dan kebersamaan dalam organisasi

(Jakarta, 01/07/2021) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) meraih penghargaan peringkat I untuk kategori Implementasi Penilaian Kinerja Kementerian/Lembaga Tipe B. Penghargaan ini diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Rakornas Kepegawaian secara daring yang dipusatkan di Bali, dan dibuka oleh Wakil Presiden, KH. Ma’ruf Amin, Kamis (01/07).

Untuk penghargaan pada kategori dan kelompok yang sama, peringkat kedua diraih oleh Arsip Nasional Republik Indonesia, dan ketiga diraih oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Pemberiaan penghargaan ini menjadi agenda rutin BKN yang diselenggarakan bersamaan dengan Rakornas Kepegawaian.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (BSDMO), Sudi Ariyanto mengatakan, capaian ini merupakan sebuah prestasi yang harus disyukuri bersama. “Penghargaan yang diterima oleh BATAN mempunyai arti bahwa implementasi penilaian kinerja kita telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh BKN,” ujar Sudi.

(Jakarta, 28/01/2021) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) meraih penghargaan kategori “Baik” Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan ini secara simbolis diterima oleh Kepala Sumber Daya Manusia dan Organisasi (BSDMO) BATAN, Sudi Ariyanto, dari Ketua KASN, Agus Pramusinto di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/01).

Penghargaan kategori “Baik” di tingkat Lembaga ini diperoleh BATAN dengan nilai 291,5. “Kami sangat bersyukur atas anugerah ini yang merupakan penghargaan terhadap upaya BATAN menerapkan Sistem Merit. BATAN mendapatkan nilai 291,5 setara indeks 0,71. Di tahun 2020, BATAN bisa meningkatkan sekitar 39 poin dari penilaian sebelumnya,” ucap Sudi usai menerima penghargaan.

(Jakarta, 04/01/2021) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan menyampaikan pesan kepada para calon pengawai negeri sipil (CPNS) yang akan memulai bekerja, untuk menjadi generasi yang akan membawa lembaga ini menjadi BATAN emas di tahun 2045. Menurutnya, hal ini sejalan dengan visi Indonesia yang diusung pemerintah yakni menjadikan Indonesia emas pada usia 100 tepatnya tahun 2045.

“Dari 146 CPNS yang diterima BATAN, maryoritas usianya berada pada 24 tahun, ini merupakan usia generasi yang nantinya dapat membawa BATAN menjadi BATAN Emas pada tahun 2045,” kata Anhar pada pertemuan secara daring dengan para CPNS, Senin (04/01).

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Anhar, setiap CPNS yang nantinya akan diangkat menjadi PNS, dalam bekerja selalu mempunyai motivasi yang tinggi dan fokus dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dalam memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara. Selain itu, kolaborasi antara unit kerja menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai hasil yang maksimal.

“Meskipun nantinya para CPNS akan ditempatkan di masing-masing unit kerja yang ada di BATAN, bukan berarti kalian harus mengisolasi diri, namun harus tetap menjalin kerja sama dengan unit kerja lainnya untuk menjalankan tugas dan kewajiban,” lanjutnya.

(Tangsel, 11/11/2020) Dua peneliti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), yakni Paston Sidauruk dan Pande Made Udiyani dikukuhkan sebagai profesor riset oleh Majelis Pengukuhan Profesor Riset di Auditorium Gedung 71, Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (12/11). Pengukuhan ini menambah jumlah profesor riset di BATAN yang masih aktif menjadi 21 orang.

Paston Sidauruk dikukuhkan sebagai profesor riset bidang ekohidrologi dan Pande Made Udiyani sebagai profesor riset bidang keselamatan radiasi reaktor nuklir. Saat ini Paston aktif di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), sedangkan Pande Made Udiyani aktif di Pusat Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN).

Dalam pengukuhan ini, paston menyampaikan orasi dengan judul Teknik Isotop Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air dan Bangunan Air. Menurut Paston, judul ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang masuk ke dalam 10 negara dengan sumber data air terbesar yakni 3,9 triliun M3/tahun, namun karena keterbatasan sarana dan prasarana maka yang termanfaatkan hanya 17,7%. "Distribusi sumber daya air yang tidak merata dan tidak proporsional membuat kekurangan air masih terjadi khususnya di musim kemarau," kata Paston.

(Jakarta, 03/09/2020). Setelah sempat tertunda akibat pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), kini para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Formasi Tahun 2019 dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan Computer Assisted Test  (CAT), yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tes berlangsung di BKN Pusat dan Kantor Regional/UPT BKN dengan menerapkan protokol kesehatan.

Koordinator Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BATAN, Sony Emanuel, mengatakan, adanya pandemi COVID-19 membawa perubahan dalam seleksi penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.

“Penerimaan CPNS 2018 sebelum ada pandemi dulu, pada saat SKB dipusatkan  di BKN Pusat, Cililitan, Jakarta Timur, dan wawancara dilaksanakan di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta. Sedangkan penerimaan CPNS 2019, setiap peserta tes boleh memilih lokasi SKB di Kantor Regional atau UPT BKN di seluruh Indonesia di 34 titik lokasi,” jelas Sony.