Tata Naskah BATAN

Salah satu misi BSDMO adalah melaksanakan pengelolaan dan penyajian data dan informasi SDM BATAN secara cepat, tepat, akurat dan pemanfaatannya secara optimal

Penerimaan CPNS 2019

Penerimaan CPNS 2019

BATAN berhasil mendapatkan CPNS sebanyak 173 pegawai pada tahun 2019

Team Building Tahun 2019

Team Building Tahun 2019

BSDMO BATAN melaksanakan Team Building sebagai salah satu cara untuk memperat kerjasama dan kebersamaan dalam organisasi

(Jakarta, 13/11/2019). Sebanyak 28 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) 2019 dinyatakan lulus Seleksi Administrasi. Tahap berikutnya, para peserta hari ini, Rabu (13/11), mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis, yang terdiri dari pembuatan makalah dan bahan presentasi, di Kantor Pusat BATAN, Jakarta.

Terdapat 5 JPT Pratama pada seleksi terbuka kali ini, yakni Kepala Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN), Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), Kepala Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN), Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT), dan Kepala Biro Umum (BU).

“Kami ingin mendapatkan pemimpin-pemimpin terbaik secara obyektif, sehingga kami melakukan seleksi terbuka. Apalagi kita lihat pesertanya cukup banyak, ada 28 peserta, dimana 1 peserta bisa memilih 2 pilihan jabatan, sehingga kalau ditotal ada 39 orang pilihan. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memilih yang terbaik diantara yang baik”, ucap Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPT, Hendig Winarno.

Baca juga: Pengumuman Seleksi Administrasi JPT Pratama 2019

Makalah yang dibuat merupakan buah pikiran peserta terhadap program dan kegiatan BATAN 2020 – 2024 yang mendukung 6 Prioritas Riset Nasional 2024, yakni energi, rekayasa dan keteknikan, kesehatan, pangan, pertahanan dan keamanan, multidisiplin dan lintas sektoral.

“Di bidang energi sedang menggebu-gebunya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Barat, apa yang akan Bapak/Ibu lakukan untuk mewujudkan itu?” tantang Hendig.

Di bidang rekayasa dan keteknikan, BATAN bekerja sama dengan banyak pihak dalam membangun Sistem Pemantau Radiasi Lingkungan (SPRL). Di bidang kesehatan, lanjut Hendig, tantangannya adalah membangun ekosistem radioisotop dan radiofarmaka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Hanya 6 persen radiofarmaka BATAN yang dikomersialkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sisanya 96 persen substitusi impor. Apa yang bisa Bapak/Ibu lakukan agar radiofarmaka dalam negeri bisa dikomersialkan lebih banyak lagi,” tambahnya.

Di bidang pangan, BATAN menghasilkan benih-benih unggul dengan teknik mutasi radiasi, namun masih ditemukan banyak kendala dalam menghilirkan hasil-hasil litbang BATAN lebih banyak lagi. Sedangkan di bidang pertahanan dan keamanan (hankam), BATAN telah mampu melakukan pemisahan uranium, torium, dan logam tanah jarang yang mendukung program hankam melalui cat anti radar untuk alutsista.

Ketua Sekretariat Pansel JPT, Siti Komariah mengatakan, awalnya sebanyak 29 peserta yang mengikuti seleksi administrasi, kemudian hanya 1 orang yang tidak lulus ke tahap seleksi kompetensi teknis.

“Diantara peserta yang lulus,  4 orang berasal dari instansi di luar BATAN, yakni dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional 2 orang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 1 orang, dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir 1 orang,” urai Komariah.

Tahap selanjutnya, para peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural, serta Seleksi Kompetensi Bidang.

“Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural menggunakan metode assessment center yang dilakukan oleh assessor dari pihak konsultan agar benar-benar obyektif. Sedangkan Seleksi Kompetensi Bidang melalui penulisan makalah yang akan dipresentasikan dihadapan pansel,” terangnya.

Komariah menambahkan, standar kompetensi manajerial mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.

“Kemudian, hasil akhir seleksi pada tanggal 3 Desember, akan dipilih 3 peringkat terbaik dari masing-masing JPT, selanjutnya dilakukan wawancara dengan Kepala BATAN,” jelasnya (tnt).