Pengumuman Penerimaan CPSN 2019
sucofindo
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

(Jakarta, 17/12/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk ketujuh kalinya menyerahkan arsip statis ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penyerahan arsip statis ditandai dengan penandatanganan berita acara secara simbolis oleh Kepala BATAN, yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro Umum (BU), Dendang Hermansyah, kepada Sekretaris Utama ANRI, Sumrahyadi, di Gedung Pertemuan, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Kawasan Nuklir Pasar Jumat, BATAN, Jakarta (17/12).

Sebanyak 28 berkas diserahkan BATAN kepada ANRI, salah satunya arsip penelitian tentang “Pembuatan dan Pengembangan Panduan Co-Cr-Mo yang Implan dengan TiN (Titanium Nitrida) untuk Material Prospektif yang Biokompatibel Kuat dan Murah”, oleh Peneliti BATAN, Sulistioso Giat Sukaryo.

(Jakarta, 17/12/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengajak seluruh pegawainya untuk menerapkan sadar tertib arsip. Sebagai satu-satunya instansi yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang penelitian, pengembangan dan pendayagunaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) nuklir di Indonesia, BATAN memiliki arsip yang bernilai informasi tinggi dan strategis bagi negara dan masyarakat umum.

“Kesadaran akan pentingnya arsip belum sepenuhnya membudaya di lingkungan BATAN, sedangkan BATAN dalam upayanya melestarikan iptek nuklir berkomitmen menerapkan Nuclear Knowledge Management (Manajemen Pengetahuan Nuklir),” ungkap Kepala BATAN, yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro Umum, Dendang Hermansyah, saat memberikan sambutan Sosialisasi Kearsipan, di Gedung Pertemuan, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Kawasan Nuklir Pasar Jumat, BATAN, Jakarta, Selasa (17/12).

(Tangerang Selatan, 13/12/2019) Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Ka BRIN) Bambang Brodjonegoro mengunjungi fasilitas Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) di Serpong, Tangerang Selatan (13/12).

Fasilitas yang dikunjungi Menteri Bambang terdiri dari Iradiator Gamma Merah Putih (IGMP), Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR), dan Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG).

Sesuai dengan Rencana Strategis 2020 - 2024 BATAN akan melaksanakan penugasan dari Pemerintah RI sebagai koordinator dalam 3 bidang Prioritas Riset Nasional (PRN), yaitu bidang energi khususnya (i) Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), (ii) Bidang pembangunan sistem pemantau radiasi lingkungan, serta (iii) Bidang radioisotop dan radiofarmaka.

Sehingga dalam kesempatan kunker ini Menristek/Kepala BRIN mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas keberhasilan BATAN, dan menyatakan akan ada banyak layanan terkait aplikasi teknologi nuklir untuk maksud damai di BATAN, yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk layanan dari iradiator yang dapat menembakkan radiasi terkontrol yang tidak meninggalkan sisa radiasi berbahaya. Teknologi Iradiasi dapat diterapkan pada proses sterilisasi makanan,  maupun produk organik lainnya, yang mudah membusuk jika tidak dilakukan teknologi pengawetan. Teknologi iradiasi ini dapat menggantikan teknologi pengawetan makanan yang menggunakan bahan kimia biasa.

(Serpong, 10/12/2019). Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan menyampaikan bahwa untuk 5 tahun ke depan BATAN ingin lebih membumikan nuklir, nuklir untuk Indonesia berdaya saing dan sejahtera. Demikian disampaikan Anhar saat melakukan internalisasi Renstra BATAN tahun 2020-2024 kepada seluruh pegawai BATAN dan dihadiri pula oleh para mitranya di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan pada Selasa (10/12).

“Untuk tahun 2020 - 2024, BATAN akan melaksanakan penugasan dari pemerintah sebagai koordinator dalam 3 bidang Prioritas Riset Nasional (PRN), yaitu bidang energi khususnya pembangkit listrik tenaga nuklir, bidang pembangunan sistem pemantau radiasi lingkungan, serta bidang radioisotop dan radiofarmaka," tuturnya.

(Jakarta, 03/12/2019) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan mengucapkan selamat atas ditetapkannya Dubes Rafael Mariono Grossi sebagai Direktur Jenderal ke-6 Badan Tenaga Atom Internasional/International Atomic Energy Agency (IAEA). Ucapan selamat ini disampaikan Anhar melalui pesan tertulisnya di Jakarta, Selasa (03/12).

Ucapan yang sama juga disampaikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh/Wakil Tetap RI untuk PBB dan Lembaga Internasional lainnya di Wina, Darmansjah Djumala, atas penetapan Rafael Mariano Grossi sebagai Dirjen IAEA yang baru. Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Indonesia menekankan komitmennya untuk memperkuat kerjasama teknis dengan IAEA dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai, serta mengambil peran strategis sebagai kontributor melalui mekanisme Peaceful Uses Initiative. Indonesia juga kembali menegaskan dukungannya kepada pelaksanaan tugas IAEA pada sektor keamanan nuklir.