Pengumuman Penerimaan CPSN 2019
sucofindo
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

(Jakarta, 22/11/2019) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali meraih status sebagai Lembaga Informatif tahun 2019 dari Komisi Informasi (KI) Pusat yang disampaikann oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Wapres, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/11). Dengan diperolehnya penghargaan ini, BATAN mempertahankan statusnya sebagai Lembaga Informatif sejak tahun 2018.

Selain BATAN terdapat lima lembaga lain yang meraih penghargaan sebagai Lembaga Informatif untuk kategori Lembaga Negara (LN) dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Kelima lembaga tersebut yakni Arsip Nasional Republik Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Bank Indonesia, Lembaga Penerbangan dan Atariksa Nasional (Lapan), dan Mahkama Konsitusi RI.

Wakil Presiden, Ma’ruf Amin dalam pidatonya mengatakan, pelaksanaan keterbukaan informasi publik ini sangat penting untuk mewujudkan hak masyarakat terhadap informasi. "Kita melaksanakan penilaian ini, karena menyadari pentingnya informasi bagi masyarakat, merupakan hak yang dijamin Undang-Undang. Oleh karenanya, memberi informasi publik menjadi kewajiban," kata Ma`ruf

(Jakarta, 21/11/2019) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Biro Umum – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menggelar sosialisasi rencana umum pengadaan tahun anggaran 2020 pada tanggal 12-13 Nopember 2019 di wisma BPLP BATAN Cipanas, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di seluruh Satuan kerja BATAN.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Umum BATAN,Drs. Dendang Hermansyah. Pada sambutan pembukaan dendang memberikan arahan kepada PPK satker di lingkungan BATAN untuk segara melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa setelah menerima Pagu Anggaran tahun 2020.

(Jakarta, 20/11/2019). Majelis Pengukuhan Profesor Riset Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengukuhkan 3 profesor riset di Auditorium Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) - BATAN, Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Rabu (20/11). Ketiga profesor riset tersebut adalah Prof. Dr. Dani Gustaman Syarif, M.Eng sebagai profesor riset di bidang material keramik, Prof. Dr. Ir. Budi Setiawan, M.Eng sebagai profesor riset di bidang kimia fisika, dan Prof. Dr. Henyi Suseno, S.Si., M.Si. sebagai profesor riset di bidang kimia radiasi yang merupakan profesor riset ke-53, 54 dan 55 di BATAN sampai saat ini.

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada ketiga profesor riset yang baru dikukuhkan. “Kepada Saudara Profesor Riset saya memberikan apresiasi karena telah konsisten meniti karir, memberikan hasil karya penelitiannya hingga mencapai puncak karir sebagai peneliti,” ucapnya. “Harapan saya, Saudara bertiga tetap akan terus berkarya dengan memberikan hasil-hasil penelitian yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat,” lanjutnya.

(Jakarta, /11/2019) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan melantik 20 pegawainya menduduki jabatan struktural dan fungsional. Pelantikan digelar di Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (15/11).

Dari dua puluh orang yang dilantik, 4 diantaranya sebagai pejabat struktural dan 16 lainnya sebagai pejabat fungsional. Pada pelantikan kali ini, pertama kalinya BATAN mempunyai pejabat fungsional Arsiparis Utama, yakni Dendang Hermasnyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Umum.

(Jakarta, 13/11/2019). Sebanyak 28 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) 2019 dinyatakan lulus Seleksi Administrasi. Tahap berikutnya, para peserta hari ini, Rabu (13/11), mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis, yang terdiri dari pembuatan makalah dan bahan presentasi, di Kantor Pusat BATAN, Jakarta.

Terdapat 5 JPT Pratama pada seleksi terbuka kali ini, yakni Kepala Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN), Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), Kepala Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN), Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT), dan Kepala Biro Umum (BU).