HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Jakarta, 11/09/2019), Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia, Presiden RI ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Rabu (11/09). Sebagaimana dilansir oleh Kompas.com, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya, yang sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan mengucapkan belasungkwa atas meninggalnya putra terbaik bangsa Indonesia yang memiliki reputasi di tingkat dunia. “Beliau telah memiliki jasa besar baik dalam bidang iptek semasa menjadi Menristek/Kepala BPPT, juga dalam bidang demokrasi saat menjadi Presiden di awal era reformasi. Beliau memberikan fondasi kuat bagi berkembangnya iptek di Indonesia,” ujar Anhar melalui pesan tertulisnya.

(Serpong, 10/9/2019). Pembangunan prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) skala komersial  menjadi salah satu Prioritas Riset Nasional (PRN) dari pemerintah yang akan dilaksanakan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). “BATAN berupaya agar kegiatan tersebut masuk dalam RPJMN 2020-2024 sehingga bersifat penugasan yang harus dilaksanakan sebagai suatu amanah,” demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir (TEN) BATAN, Suryantoro saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Grand Zuri, BSD, Tangerang Selatan, Selasa, (10/9).

FGD yang diselenggarakan oleh BATAN bersama Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) ini bertujuan untuk menjaring masukan dan pengalaman dari para pakar di bidang ketenaganukliran sebagai bahan masukan agar pelaksanaan PRN tersebut benar-benar bisa tercapai. “HIMNI bisa mendukung, mendorong, agar PRN prototipe PLTN skala komersial ini berhasil dan dapat menjadi awal terwujudnya PLTN di Indonesia,” ujar Suryantoro.

(Jakarta, 10/09/2019) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menerima penghargaan sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik Ketiga pada kategori Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham),  Yasonna H. Laoly, kepada Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan pada pembukaan Rapat Koordinasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) 2019 di Swiss Bell Hotel Mangga Besar (10/09).

(Yogyakarta, 06/09/2019). Masih dalam rangkaian Indonesia Nuclear Expo 2019, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) BATAN sepakat menjalin kerja sama dengan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) dalam pengembangan dan pemanfaatan sumber daya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) nuklir dan industri. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama oleh Ketua STTN BATAN, Edy Giri Rachman Putra dan Pelaksana Tugas Direktur Utama PT. INUKI, Syaifuddin, di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (06/09).

Tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama tersebut, ruang lingkup kerja sama meliputi 6 poin kegiatan, yakni pertama, pemagangan/kerja praktik mahasiswa, kedua, penelitian, pendidikan, dan pelatihan, ketiga, penyediaan lapangan kerja, keempat, pertukaran tenaga ahli, kelima penyediaan sarana dan prasarana serta fasilitas yang dimiliki para pihak, dan terakhir adalah penyediaan kuota mahasiswa melalui jalur kemitraan.

Serpong (22/8/2019). Dalam rangka mendukung pelaksanaan Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024 yang merupakan penjabaran lima tahunan tahap kedua atas penerapan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045, BATAN selaku koordinator yang ditunjuk atas dua rancangan topik PRN, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Skala Industri dan Sistem Pemantauan Radiasi Lingkungan (SPRL), mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkait topik tersebut. FGD yang dilaksanakan di PPIKSN-Kawasan Nuklir Serpong tersebut diinisiasi oleh BP bersama dengan PKSEN dan PRFN selaku Satuan Kerja yang ditunjuk menjadi koordinator di BATAN. Pelaksanaan FGD ini diharapkan mampu membangun kesamaan pandangan antar stakeholders yang terlibat dalam kegiatan pada kedua topik tersebut. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Bappenas dan Kemenristekditi selaku institusi koordinator dan pembina pelaksanaan agenda Prioritas Riset Nasional 2020-2024, serta beberapa stakeholders terkait yang terlibat dalam rencana pelaksanaan kedua topik PRN, yaitu BPPT, Bapeten, BMKG, PT. PLN (Persero), PT. Indonesia Power dan PT. LEN Industri (Persero). Selain peserta yang berasal dari eksternal, kegiatan ini juga dihadiri oleh Satuan Kerja internal BATAN yang terlibat dalam pelaksanaan kedua topik PRN tersebut, antara lain PTBBN, PTKMR, PTKRN, PTBGN, PTLR, PSMN, BHHK, PRSG, PRFN, PPIKSN, Pusdiklat, PKSEN dan PDK.