HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Jakarta 20/08/2019). Menurunnya APBN rupiah murni pada DIPA 2020, tidak boleh menghalangi pencapaian output penelitian BATAN. Oleh karena itu Biro Perncanaan menjajaki potensi pendanaan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan teknologi nuklir. Bertempat di Auditorium gedung 71 Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir Kawasan Nuklir Serpong pada hari Selasa 20 Agustus 2019, telah diselenggarakan acara “Insentif Riset Outlook 2020”. Acara ini dihadiri oleh 90 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) BATAN yang terdiri dari peneliti penerima dana insentif Kemenristekdikti tahun 2019, Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Unit Kerja teknis.

(Bandung, 19/08/2019) “2024 Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia siap menjadi aparatur kelas dunia” demikian ungkap DR. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., S.E., M.Eng. Deputi Bidang SDM Aparatur, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada Rapat Koordinasi Kepegawaian dan Kelembagaan BATAN Tahun 2019 yang bertempat di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara, Bandung pada Senin (19/08). Iwan, begitu Ia biasa dipanggil, berpesan kepada para pejabat struktural dan pejabat kepegawaian BATAN agar ASN milenial diberi porsi dalam bekerja. “Berikan mereka peluang juga tantangan agar memotivasinya dalam bekerja, ASN milenial adalah insan yang berkualitas beri mereka tantangan maka mereka akan lebih kreatif,” ujar Iwan.

(Jakarta, 17/08/2019). Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas BATAN kedepan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019 – 2024, sekaligus menjadi tema peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 74 Republik Indonesia (RI), yakni SDM Unggul, Indonesia Maju.

“BATAN juga menempatkan penempatan kualitas SDM untuk menjadi SDM unggul sebagai salah satu prioritas ke depan melalui program Manajemen Pengetahuan Nuklir (Nuclear Knowledge Management/NKM),“ ucap Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan, saat menyampaikan sambutan upacara HUT Kemerdekaan RI ke - 74, di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta, Sabtu (17/08).

(Jakarta,  15 Agustus 2019) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Anatariksawan melantik 20 pegawai  sebagai pejabat struktural dan fungsional. Dari 20 pegawai yang dilantik pada hari Kamis, 20 Agustus 2019 di Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir BATAN, Kawasan Nuklir Pasar Jumat terdiri dari 5 pegawai dilantik sebagai pejabat struktural dan 15 pegawai sebagai pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Anhar Riza Antariksawan mengatakan bahwa pelantikan ini adalah pelantikan pertama kali yang ia lakukan sebagai Kepala BATAN untuk melantik dan mengangkat sumpah  kepada seluruh pegawai struktural dan fungsional. Kepala BATAN berpesan bahwa kepada pejabat selalu dingat-ingat terus bahwa sumpah ini adalah sumpah dengan kata pertama yang mengatakan Demi Allah dan itu janji yang harus ditaati bagi orang yang beragama. Bagi para pegawai yang baru dilantik bahwa kenaikan jabatan bukan berarti hanya kenaikan tunjangan kinerja saja, akan tetapi kenaikan ini juga untuk melakukan tanggung jawab kepada jabatannya masing-masing. Jabatan yang baru adalah salah satu tanggung jawab yang harus dilakukannya, selanjutnya bagi para pegawai dituntut untuk mempunyai Integritas, kejujuran dan tanggung jawab. Karena kejujuran dan tanggung jawab dalam integritas dapat selaras hidupnya antara pikiran, ucapan, hati nurani, dan tindakan.

(Jakarta, 15/08/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan PT Indonesia Power sepakat melakukan kerja sama dalam pemanfaatan teknologi nuklir di bidang energi. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan dan Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi. Penandatanganan dilakukan di Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Priok PT Indonesia Power, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (15/08).

Ahsin dalam sambutannya mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan BATAN dalam menyiapkan riset Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Prototipe PLTN berkapasitas 100 MW ini rencananya akan dibangun di Kalimantan Barat (Kalbar).