HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Serpong, 5/12/2014); "BATAN harus menjadi motor berdirinya PLTN di Indonesia. Komunikasi antar Kementerian terkait, salah satunya Kementerian ESDM adalah fokus pemanfaatan energi nuklir. Kami mendukung 100%". Hal tersebut disampaikan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir saat menghadiri Perayaan HUT BATAN yang ke 56 tahun di DRN Kawasan Puspiptek Serpong. Untuk mewujudkannya Nasir menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat. Terkait RDE, pada tahun 2017 ketika tahap pembangunan dimulai maka saat itu juga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat. Tema HUT BATAN kali ini adalah "Melalui penguasaan iptek nuklir BATAN berkontribusi bagi Indonesia dalam kemandirian pangan dan energi".

Serpong (05/12/14); Bertepatan dengan HUT BATAN ke 56, mantan Dirjen BATAN pertama sekaligus mantan Menteri Kesehatan (alm) G.A. Siwabessy dianugerahi penghargaan tertinggi di bidang iptek nuklir sebagai Bapak Atom Indonesia. Penghargaan ini sebagai rasa terima kasih atas jasa-jasanya merintis dan memajukan perkembangan iptek nuklir di Indonesia.

Penghargaan diterima oleh anak ketiga nya Gerhard S. Siwabessy di Gedung DRN kawasan Puspiptek Serpong Jumat (05/12/2014). Penghargaan diserahkan oleh Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto.

Serpong (05/12/14); “Kalau BATAN berani dorong PLTN, kami dukung seratus persen”, demikian disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Natsir dalam sambutannya saat peringatan HUT BATAN ke-56 Jumat (05/12/2014) di Gedung DRN Pusiptek Serpong.

Hal ini menurut Menristekdikti, menegaskan komitmen dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk terus mendukung pengembangan aplikasi iptek nuklir terutama di bidang energi, dimana BATAN sebagai LPNK yang berada dibawah koordinasinya sebagai pionir.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Kepala BATAN Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Kinerja dan Pelaporan Kinerja,  BHHK sebagai bagian dari Unit Kerja di BATAN memiliki kewajiban untuk membuat Laporan Kinerja (LAKIN) terhadap hasil kinerja yang telah dilakukan selama 1 tahun.

(Jakarta, 3 Desember 2014); Bertempat di Ruang Loka Cipta Graha PT. Sucofindo (Persero) telah diselenggarakan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BATAN dan PT. Sucofindo (Persero). Dua Nota Kesepahaman yang disepakati bersama yaitu tentang Pemanfaatan Teknologi di Bidang Ketenaganukliran serta Pengembangan Teknologi Keselamatan Radiasi dan Intervensi Tenorm. Ruang lingkup dalam kerjasama ini antara lain kegiatan yang berkaitan dengan inspeksi, pengujian, analisis, sertifikasi, konsultasi dan pelatihan terkait ketenaganukliran. Disamping itu juga pemanfaatan SDM dan Fasilitas serta pertukaran data dan informasi.