HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Yogyakarta, 21/3) Masih banyak masyarakat di Indonesia ketika mendengar nuklir langsung berfikir tentang bom. Namun sebenarnya pemanfaatan nuklir di Indonesia hanya untuk tujuan damai dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Suryantoro, pada panen raya di Agro Techno Park, Klaten, desa Tlingsing, (21/03). "Teknologi Nuklir di Indonesia telah dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan, salah satunya bidang pertanian, melalui penelitian teknik mutasi radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengembangkan benih padi lokal untuk ditingkatkan kualitasnya dengan tujuan agar benih tersebut dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat," ujar Suryantoro.

(Yogyakarta, 12/03/2019). Bicara soal teknologi nuklir, ada dua hal yang dimanfaatkan yakni radiasinya dan energinya. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai lembaga pemerintah yang bertugas melakukan penelitian, pengembangan dan pendayagunaan teknologi nuklir telah mengaplikasikan manfaat nuklir di berbagai bidang non energi, antara lain, pangan, kesehatan, industri, dan lingkungan. Untuk program kedepan, BATAN mendorong tumbuhnya industri nuklir di Indonesia agar pemanfaatan teknologi nuklir dapat semakin dirasakan oleh masyarakat. Hal ini disampaikan Plt. Kepala BATAN, Falconi Margono saat Media Briefing, di Silol Kopi & Eatery, Yoyakarta, Rabu (12/03).

Menurutnya, pangsa pasar teknologi nuklir sebetulnya sudah ada. Ia mencontohkan, BATAN telah menghasilkan Renograf, alat kesehatan yang berfungsi untuk mendeteksi fungsi ginjal. Jika dengan pemeriksaan ginjal internis, biasanya hanya untuk mengetahui SGOT, SGPT, darah, dan sebagainya, tapi dengan Renograf, dokter dapat mengetahui ginjal kanan atau kiri yang berfungsi dengan baik. Ia mengaku, banyak pihak yang tertarik untuk memanfaatkan Renograf.

(Jakarta, 06/03/2019). Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerapkan sistem zonasi pada program penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Kemendikbud, Dian Wahyuni, pada Forum Tematik Badan Koordinasi Humas Pemerintah (Bakohumas), Rabu, (06/03).

Sistem ini memungkinkan setiap peserta didik memperoleh pendidikan di sekolah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, karena peserta didik diterima berdasarkan jarak sekolah terdekat. Sistem ini juga bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat bahwa sekolah unggulan atau favorit hanya berada di sekolah-sekolah tertentu.

(Jakarta, 04/03/2019) Pelaksana Tugas Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Falconi Margono mengambil sumpah 93 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masuk tahun 2018, di Auditorium Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jumat (01/03). Pengambilan sumpah ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Setiap calon Pegawai Negeri Sipil wajib mengucapkan sumpah sebagaimana telah diatur di Undang-Undang,” kata Falconi.

Selain pengambilan sumpah para PNS baru, pada kesempatan yang sama juga dilantik 4 orang pejabat fungsional, sehingga jumlah pegawai yang dilantik sebanyak 97 orang. Sebelumnya, para CPNS ini menurut Falconi, telah mengikuti program magang di tiap-tiap unit kerja yang ada di BATAN selama satu tahun dengan hasil yang cukup baik.