PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

Batan.go.id – Alahan Panjang (27/05/2015) – Kerjasama BATAN dengan Universitas Andalas (Unand) dalam program penelitian yang dilakukan antara lain adalah pemuliaan Padi Lokal Sumatera Barat Landraces. Agar mendapatkan sifat genjah melalui teknik mutasi radiasi. Kerja sama lainnya adalah menentukan karakterisasi agronomi dan potensi produksi beberapa mutan padi beras hitam lokal dari perbaikan genetik melalui mutasi induksi. Tahun 2015 ini adalah penelitian untuk memperbaiki karakter gandum asal Republik Slovakia melalui irradiasi sinar gamma. Saat ini baru pada tahap M1.

Kegiatan diseminasi yang telah dilaksanakan adalah penangkaran dan penyebaran benih padi varietas hasil litbang BATAN, pembuatan UMMB, pejantanan ikan dan pembuatan stimulan pakan ikan. Di tahun ini telah dilaksanakan kegiatan demplot Bioremediasi (pemulihan lahan atau lingkungan tercemar dengan menggunakan mikroorganisme) pada lahan tanaman bawang merah dan pelatihan pembuatan jerami fermentasi untuk pakan ternak.

Universitas Andalas menggandeng Pondok Pesantren Muhammad Natsir mendirikan Pusat Alih Teknologi dan Pengembangan Kawasan Pertanian yang terletak di Kanagarian Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kawasan yang berjarak 70 Km dari Kota Padang ini, akan dijadikan sebagai Kampung Industri Berbasis Gandum.

Selain sebagai kawasan alih/diseminasi teknologi, kawasan ini juga berfungsi sebagai tempat praktikum, penelitian, magang, pelatihan, dan field trip, serta sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Bidang Pertanian dan Sertifikasi Profesi Pertanian.

“BATAN ingin sekali hasil-hasil penelitiannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Melalui Lembaga Penelitian Unand dan Pusat Alih Teknologi ini, kami juga ingin menunjukkan beberapa hasil penelitian kami yang mudah-mudahan nanti ada yang cocok dengan kebutuhan masyarakat sekitar kawasan ini,” kata Deputi Pendayagunaan Teknologi Nuklir – BATAN Anhar R. Antariksawan, pada kegiatan Pelatihan Jerami Fermantasi, Rabu (27/05/2015).

Jika tidak cocok, lanjut Anhar, BATAN akan mencari produk hasil-hasil litbang lain yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar Pusat Alih Teknologi dan Pengembangan Kawasan Pertanian ini mengembangkan usaha-usaha pertanian, peternakan, dan perikanan. “Kami akan terus berusaha, kira-kira apa yang memang dibutuhkan oleh masyarakat yang bisa kami bantu terutama dari hasil litbang iptek nuklir,” tambah Anhar.

Sementara itu, Prof. Irfan Suliansyah dari Lemlit Unand mengatakan bahwa kerjasama BATAN dengan Universitas Andalas sudah dilakukan sejak tahun 2004 lalu. Kegiatan dalam bentuk penelitian dan diseminasi teknologi sudah dilaksanakan dibeberapa daerah di wilayah Sumatera Barat dan di Pusat Alih Teknologi ini sudah memasuki tahun kedua.

“Kata kuncinya adalah BATAN melakukan penelitian dan pengembangan yang ditujukan terutama agar teknologi yang dihasilkan bisa diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Irfan.

Menurut pakar di bidang ilmu pertanian yang sudah menjadi dosen Fakultas Pertanian Unand sejak tahun 1987 ini, tidak mungkin petani harus membeli pupuk kandang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi sebaiknya petani bisa menyediakan pupuk kandangnya sendiri untuk dapat mendukung pertaniannya.

Oleh karena itu, Fakultas Pertanian Unand mencoba untuk melakukan demo bagaimana membuat peternakan sebagai percontohan, sehingga petani tidak perlu lagi membeli pupuk kandang dan secara bersamaan juga petani punya tabungan. “Secara tidak langsung, mereka pulang dari lahannya membawa rumput, dimakan sapinya, pupuk kandang tidak beli, tabungan juga nanti ada,” kata Irfan Suliansyah.

Dan pada kenyataannya, memasuki tahun kedua ini, sudah ada beberapa petani di sekitar Pusat Alih Teknologi Kawasan Pertanian ini yang sudah mulai beternak sapi, sehingga kegiatan pelatihan pembuatan jerami fermentasi ini akan sangat bermanfaat sekali bagi para peternak sapi, khususnya  yang berada di sekitar kawasan Pusat Alih Teknologi ini. (arial)