PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Batang, 2/3/2019) Untuk pertama kalinya masyarakat kabupaten Batang mendapatkan sosialisasi tentang teknologi nuklir. Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang peserta dan bertempat di Desa Gondang Kecamatan Subah Kabupaten Batang.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Pusat Diseminasi dan Kemitraan BATAN bersama Komisi VII DPR-RI ini membawa misi untuk mengenalkan teknologi nuklir dan pemanfaatannya kepada masyarakat di kabupaten Batang. Sesuai dengan pernyataan Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir, Hendig Winarno, “Sudah menjadi tugas kami untuk mensosialisasikan nuklir kepada masyarakat agar tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat”, jelas Hendig dalam sambutannya.

Kekhawatiran masyarakat akan penggunaan nuklir timbul karena minimnya pengetahuan mereka tentang pemanfaatan energi nuklir seperti yang disampaikan oleh ketua panitia, Kusdianto, “Mendengar nuklir yang terbayang oleh kami adalah bom, perlu belajar lebih banyak lagi”, paparnya. Selaku pemateri dalam acara tersebut yaitu Kepala Biro Hukum Humas dan Kerjasama BATAN, Eko Madi Parmanto. Beliau memberikan penjelasan tentang  pengembangan dan pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia.

Anggota Komisi VII DPR-RI, Ramson Siagian, yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut, berpesan agar masyarakat Batang dapat mengambil ilmu dan manfaat dari teknologi nuklir terutama yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat Kabupaten Batang salah satunya yaitu bidang pertanian. Dengan menanam varietas unggul hasil litbang BATAN, Sidenuk, yang pada acara tersebut dibagikan sejumlah total 1000 kilogram kepada seluruh peserta yang hadir. Sidenuk akan ditanam di lahan seluas 40 hektar di Kabupaten Batang.

Diharapkan dengan penyebaran Sidenuk tersebut masyarakat Batang berminat untuk memanfaatkan varietas unggul hasil litbang BATAN dan lebih jauhnya berminat menjadi mitra BATAN dalam mengembangkan produk tersebut. (indri)