PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Riau, 2 Maret 2019) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali melakukan kegiatan Sosialisasi Hasil Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bidang Pertanian. Berlangsung Sabtu (2/3), bertempat di Lapangan Kantor Desa Gading Permai, Kabupaten Kampar, Riau. Kegiatan ini merupakan kegiatan kerja sama BATAN dengan Komisi VII DPR RI. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 300 orang masyarakat Kampar, hadir pula Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir, Kepala Biro Perencanaan BATAN Ferly Hermana; Lurah Desa Gading Permai, Ali Murin. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat desa khususnya daerah pedalaman dapat mengetahui teknologi-teknologi terbaru terkait dalam bidang pertanian yang telah dikembangkan BATAN. Desa Gading Permai ini juga menjadi desa pertama di Kampar yang masuk dalam wilayah Sosialisasi Hasil Litbang BATAN.

Dimulai dengan pemaparan materi mengenai Hasil Litbang BATAN oleh Pranata Humas Ahli Madya Heru Santosa, Ia menjelaskan banyak teknologi dan hasil litbang yang telah dimiliki BATAN yang memilki manfaat yang besar dan siap untuk digunakan masyarakat. Selain itu, Heru juga menjelaskan kepada masyarakat yang mayoritas merupakan petani kelapa sawit, mengenai dampak negatif yang akan diberikan pohon kelapa sawit yang sudah tidak produktif. “Pohon kelapa sawit memerlukan kurang lebih sebanyak 11 liter air untuk panen, ini akan merusak ekosistem pada masa yang akan datang,” pungkas Heru dalam pemaparan materinya. Melalui pemaparan materi ini, diharapkan masyarakat menjadi sadar akan lingkungan dan mulai beralih memanfaatkan lahannya di bidang pertanian lain.

Muhammad Nasir juga menyampaikan hal yang serupa mengenai teknologi baru yang dihasilkan BATAN khususnya dalam bidang pertanian yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat. “Kami bekerja sama dengan BATAN memperkenalkan teknologi-teknologi yang telah dihasilkan, ke desa-desa yang jauh dari kota. Tentunya untuk kepentingan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Desa Gading Permai,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, total 3 ton benih padi hasil litbang BATAN Varietas Bestari diperkenalkan dan dibagikan sebanyak 10 kg kepada masyarakat dan petani yang berjumlah 300 orang. Benih padi ini diberikan secara gratis bertujuan agar masyarakat memiliki modal dan kemauan untuk memulai membudidayakan padi hasil litbang BATAN. Pengenalan dan pemberian benih padi hasil litbang BATAN ini juga merupakan upaya agar masyarakat yang mayoritas mengelola kebun kelapa sawit memiliki pilihan dalam berprofesi, dalam hal ini menjadi petani padi. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Gading Permai dapat terbantu dan juga menjadi tau tentang apa itu BATAN dan hasil-hasil penelitan yang telah kami kembangkan,” Tutup Ferly Hermana dalam sambutannya dan dilanjutkan dengan penyerahan benih padi pada perwakilan petani di Desa Gading Permai, Kabupaten Kampar, Riau. (rts)