PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

Bireuen (24 Okt 2020) “Teknologi dibutuhkan oleh petani untuk peningkatan kesejahteraan”, demikian yang dikatakan Anggota Komisi VII DPR-RI, H. Anwar Idris pada saat dilaksanakan kegiatan Promosi Hasil Litbang BATAN Bidang Pertanian di Desa Cot Keumude, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu lalu. Pada kesempatan itu juga diserahkan benih padi BATAN kepada kelompok tani yang diwakili oleh Kelompok Tani Paya Kareueng Desa Sagoe dan Kelompok Tani Bungoeng Meulu Desa Cot Keumude untuk ditanam sebagai percontohan produk hasil litbang BATAN.

Selanjutnya Anwar Idris mengatakan, penelitian dan uji coba teknologi itu perlu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, dan meminta BATAN agar semua penangkar benih di Kabupaten Bireuen diberikan benih unggul tersebut untuk dikembangkan, dan Anwar mengharapkan mitra BATAN di Bireuen, Andali Afan untuk mendampingi petani dan berbagi ilmu dalam pengembangan padi tersebut.

Hadir pada acara tersebut, Bupati Bireuen yang diwakili oleh Camat Jangka, Alfian, Anggota DPR Aceh, H. Amiruddin Idris, Anggota DPRK Bireuen, Athaillah Saleh, Camat Peusangan, Ibrahim, beberapa kepala desa dalam Kecamatan Peusangan dan kelompok tani. Dua anggota BATAN Agro Partner Club (BAPC) dari Bireun juga turut hadir yaitu Andali Afan atau biasa disapa Abu Andali dan Waliyul Hidayah. Sementara BATAN diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan, Ferly Hermana.

Sementara itu, Ferly Hermana yang mewakili BATAN mengucapkan terima kasih karena telah diundang ke Kabupaten Bireuen untuk memperkenalkan BATAN sekaligus produk pertaniannya yang sampai saat ini telah menghasilkan 27 varietas padi melalui teknik mutasi iradiasi. Tapi tidak itu saja, teknologi nuklir juga dapat dimanfaatkan diberbagai bidang, contohnya seperti untuk pengawetan makanan dengan memanfaatkan iradiasi yang jauh lebih aman dibandingkan menggunakan bahan kimia yang dapat meninggalkan residu pada makanan tersebut. Lebih lanjut Ferly mengatakan, kegiatan demplot dilakukan terlebih dahulu sebagai bukti keunggulan padi BATAN kepada para petani dan disesuaikan dengan kecocokan daerahnya.

Selanjutnya Andali Afan sebagai anggota Batan Agro Partner Club (BAPC) menceritakan pengalamannya dalam menangkar dan mengembangkan varietas-varietas padi BATAN di Bireun. Ia menegaskan sudah sering menangkarkan padi batan diantaranya varietas Sidenuk, Mugibat, Sulutan Unsrat, Bestari, yuwono, Diah Suci, Cilosari dan Mustajab. Menurut pengalamannya hingga saat ini Mustajab yang paling bagus di Bireun. (Wij)