PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Yogyakarta, 16/09/2019), Pada usia se-abad kelak, tepatnya pada tahun 2045, generasi muda saat inilah yang akan memimpin dan menentukan kemajuan Indonesia. Hal ini disampaikan kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) pada saat membuka kegiatan  Seminar Nasional Nuclear Youth Summit 2019 di Hotel Royal Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Sabtu (07/09). 

“Pada 100 Tahun Indonesia Merdeka nanti, yakni pada tahun 2045, Indonesia akan menjadi negara yang besar, menjadi negara maju. Dan itu semua tergantung kepada kalian, generasi muda,” ujar Anhar.

Tahun 1965 merupakan tonggak monumental perkembangan nuklir di Indonesia, dengan dibangunnya reaktor nuklir riset pertama di Bandung dan diresmikan oleh Presiden Soekarno. Hingga kini telah berdiri tiga reaktor riset yang aktif beroperasi untuk produksi isotop, penelitian, keperluan medis dan pengujian bahan.

(Jakarta, 09/9/19). BATAN memanfaatkan ajang kegiatan Perpusnas Expo 5-9 September 2019 untuk mendiseminasikan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir melalui Talkshow “Aplikasi Iptek Nuklir Untuk Kesejahteraan”, Pameran buku terbitan BATAN Press, INIS (International Nuclear Information System), dan Digilib perpustakaan BATAN. Tidak ketinggalan pula memamerkan produk-produk hasil litbang iptek nuklir BATAN, terutama bidang pertanian dan pengolahan pangan iradiasi. 

Acara pembukaan Perpusnas Expo 2019 ini juga dibarengi dengan peluncuran Perangko Baru Indonesia. Perangko baru ini merupakan edisi naskah kuno nusantara yang tercatat sebagai Ingatan Kolektif Dunia (MoW) seperti La Galigo, Babad Diponogoro, Negara Kertagama dan Cerita Panji. Kreasi seni tari juga ditampilkan oleh Pustawan DPR dan dilanjutkan dengan peresmian pameran Perpusnas Expo.

Jakarta (21/08/2019). Fasilitas Bank Jaringan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang berada di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Kawasan Nuklir Pasar Jumat, selama ini telah melakukan pelayanan 24 jam. Hal ini dikarenakan fasilitas ini merupakan sebagai tempat penyimpanan jaringan manusia yang oleh pihak rumah sakit dititipkan di tempat ini.

Jaringan manusia itu suatu saat dibutuhkan serta merta, harus tersedia dan bisa dilayani. Fasilitas yang ada di PAIR-BATAN ini merupakan fasilitas bank atau tempat titipan dari jaringan-jaringan yang dimiliki oleh para pasien yang sedang mengalami perawatan atau tindakan oleh rumah sakit. Suatu ketika apabila tindakannya sudah selesai, tentunya jaringan tersebut akan dibutuhkan kembali dan itupun juga serta merta, setiap saat harus tersedia.

(Jakarta, 20/08/2019). Pusdiklat BATAN belum lama ini menggelar Temu Pelanggan 2019 di Arosa Hotel Jakarta. Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga relasi, memberikan apresiasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BATAN. Kegiatan Temu Pelanggan ini dihadiri oleh 50 orang perwakilan instansi/perusahaan yang telah mengikutsertakan karyawannya dalam pendidikan dan pelatihan di Pusdiklat BATAN. Forum ini secara khusus dilaksanakan untuk mensosialisasikan Standar Layanan Pusdiklat BATAN yang telah diterbitkan pada Juli 2019, dan sekaligus mendapatkan saran bagi perbaikan kualitas layanan pendidikan dan pelatihan.

(Jakarta, 19/08/19). Sebanyak 23 orang rombongan mahasiswa jurusan Kimia, Universitas Pattimura, Ambon, berkunjung ke Kawasan Nuklir Pasar Jumat (19/08). Rombongan diterima oleh Kepala Sub Bidang Edukasi Publik, Pusat Diseminasi dan Kemitraan BATAN, Adipurwa Muslich. Nelson Gasper sebagai wakil ketua rombongan, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kunjungan ke BATAN adalah bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan industri. “Kami ingin memperkuat kembali apa yang telah didapat di kelas dan selama melakukan riset. Kami berharap mahasiswa bisa menerapkannya pada saat mereka bekerja nanti”, tutur Nelson. 

Selain mendapatkan materi mengenai iptek nuklir di Pusat Diseminasi dan Kemitraan BATAN, rombongan juga berkunjung ke laboratorium Radiobiologi Molekuler dan Kelompok Riset Radioekologi Kelautan, Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi BATAN. Pada saat di Laboratorium Radiobiologi Molekuler, mahasiswa diberikan penjelasan mengenai kegiatan penelitian yang sedang dilakukan saat ini dan pembahasan tentang efek radiasi pengion pada sel manusia.  

Dalam kunjungan ke Kelompok Riset Radioekologi Kelautan, rombongan mahasiswa dijelaskan tentang Environmental Monitoring dan Radioekologi Kelautan. Selanjutnya di Laboratorium Radiometrik Gamma Spectrometer & LSC, dijelaskan pula mengenai teknik pengukuran radiasi pada sampel sedimen, biota laut, seaweed dan seawater. Pada Laboratorium of Chemical & Preparation, mahasiswa mendapat bimbingan tentang teknik preparasi sampel yang akan diuji. Penjelasan mengenai pengamatan biota laut yang diberi perlakuan dengan radionuklida, diterangkan di Laboratorium Ekosistem Laut. Disamping melakukan kunjungan ke Kawasan Nuklir Pasar Jumat, pada hari berikutnya rombongan mahasiswa jurusan Kimia, Universitas Pattimura, juga berkunjung ke Reaktor Serba Guna GA Siwabessy, Serpong, tanggal 20 Agustus 2019. (astu)