PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Jakarta, 04/07/2019). Komunitas guru SD dan SMP Malang mengunjungi fasilitas nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Kamis (04/07). Kunjungan ini dijadikan sebagai sarana menghilangkan rasa penasaran dan keingintahuan terhadap iptek nuklir, karena selama ini mereka mendapatkan informasi bahwa nuklir itu sangat berbahaya dan menakutkan.

“Awalnya teman-teman ragu untuk berkunjung ke BATAN, namun setelah saya jelaskan bahwa nuklir itu, meskipun memang berbahaya, tetapi banyak manfaatnya. Akhirnya mereka mau juga,” kata Rahayu, salah seorang anggota rombongan.

Ketua rombongan, Sujarno dalam sambutannya mengatakan, mereka juga merupakan alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Negeri Blitar angkatan Tahun 2980 yang sedang melakukan kunjungan ke Jakarta. BATAN merupakan salah satu obyek yang mereka kunjungi.

(Jakarta, 25/06/19). Perpustakaan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ikut memeriahkan Kementerian Perindustrian Book Fair 2019 yang diselenggarakan di Plasa Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta (25/06). Tidak hanya menampilkan buku-buku terbitan BATAN Press, BATAN Corner juga memberikan informasi mengenai produk litbang BATAN serta layanan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan BATAN dan BATAN Press. Selain itu dipamerkan juga beberapa produk hasil litbang BATAN berupa benih kedelai dan padi varietas unggul BATAN, serta rendang dan semur iradiasi, untuk memenuhi keingintahuan masyarakat akan informasi iptek nuklir. BATAN Corner merupakan satu dari 32 penerbit yang berpartisipasi dalam Book Fair tahun ini.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya, Kementerian Perindustrian, Eko S.A. Cahyanto, mengatakan Book-Fair 2019 yang mengusung tema “LIterasi di Era Revolusi Industri 4.0”. Dengan mengangkat tema ini  diharapkan dapat mendorong para penyedia bahan informasi cetak maupun digital dalam menghasilkan produk informasi dengan harga terjangkau, dan dapat

meningkatkan minat baca para generasi muda.

(Cilegon, 19/06/19). Masih dalam rangkaian program Interkoneksi SIMPONI dengan eLIRA, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) BATAN menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengelolaan Limbah Radioaktif untuk Industri dan Rumah Sakit, yang berlokasi di Sari Kuring Indah Hotel, Cilegon, Rabu (19/06). Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) BATAN, Husen Zamroni, pada sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengomunikasikan semua aktivitas kegiatan pelayanan yang ada di BATAN dan mensosialisasikan sistem online integrasi SIMPONI dengan eLIRA kepada para pelanggan jasa layanan BATAN. Pelayanan terintegrasi ini akan mempersingkat durasi proses administrasi dan memastikan proses pembayaran yang dilakukan pelanggan akan secara otomatis dan transparan masuk ke kas negara.

Dalam kegiatan Workshop Pengelolaan Limbah Radioaktif untuk Industri dan Rumah Sakit ini, Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) BATAN juga turut serta berpartisipasi dengan mendirikan stand pameran layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BATAN yang meliputi layanan pendidikan, pelatihan petugas proteksi radiasi, pelatihan radiografi Industri dan sertifikasi person, analisis bahan dengan Analisis Aktivasi Neutron, difraksi sinar X, Particle Size Analyzer, Vibrating Sample Magnetometer. Selain itu juga ada layanan uji kalibrasi, jasa industri dan lingkungan seperti investigasi tak rusak dan diagnosis, layanan pengolahan limbah radioaktif serta layanan iradiasi gamma dan produk - produk teknologi nuklir lainnya contohnya pangan iradiasi siap saji, kitosan iradiasi, benih varietas unggul tanaman pangan, amniotic membrane, tulang steril iradiasi yang berasal dari sapi (FDBX) atau manusia (FDBA).

Peserta workshop cukup antusias dalam menggali informasi mengenai layanan PNBP yang ada di BATAN. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan umumnya seputar prosedur layanan, kalibrasi, sertifikasi dan diklat proteksi radiasi yang dilaksanakan oleh BATAN. Para peserta  yang hadir berasal dari berbagai perusahaan dan instansi pemerintah seperti PT. Pertamina RV VI Dumai, PT. Pindad, RSUP Sanglah, RSUP Fatmawati, PT. Pupuk Kaltim, PT. Mitsubishi, PT. Semen Indonesia, PT. Good Year, PT. Krakatau Steel, dan PT. Timah Tbk. (astu)        

(Semarang, 8 April 2019) Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Propinsi Jawa Tengah, Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) BATAN guna menjaring mitra pengusaha industri menengah dan kecil untuk memanfaatkan Irradiator Gamma Merah Putih (IGMP). Bertempat di Kantor Disperindag Jateng Jalan Pahlawan Semarang, kegiatan ini merupakan lanjutan penjaringan dari tahun sebelumnya, diawali dengan kegiatan survey potensi pasar terhadap peminatan pengawetan dengan metodologi iradiasi. Hasil survey menunjukkan 40 pengusaha yang berminat dengan berbagai macam komoditas produk.

Selanjutnya sebagai tindak lanjut dari survey potensi pasar serta sebagai  pembuktian kepada pengusaha IKM, Disperindag melakukan pengiriman 40 sampel produk untuk dilakukan uji dosis radiasi di IGMP untuk menunjukkan iradiasi dapat membunuh microba. Pengujian dilakukan di laboratorium independen PT Sucofindo dengan hasil menunjukan iradiasi menghambat pertumbuhan microba. Dari kegiatan tersebut pengusaha yang berminat semakin bertambah, karena tersebar di beberapa wilayah maka pembinaan melalui Disperindag masing-masing kabupaten/kota. 

(Jakarta, 05/03/19). Sebanyak 82 siswa-siswi SMA IT AN Nawawi Al Bantani Kabupaten Bogor berkunjung ke Gedung Perasten, Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jakarta, pada hari Selasa, 5 Maret 2019. Kunjungan ini dihadiri oleh rombongan yang terdiri dari siswa, guru pendamping dan ketua rombongan.

Abdul Aziz, Ketua rombongan SMA IT AN Nawawi Al Bantani, menyatakan bahwa kunjungan para siswa kelas 10 ini dimaksudkan agar mereka dapat belajar secara langsung mengenai nuklir dan pemanfaatannya, sekaligus untuk lebih mendalami materi yang telah diberikan oleh guru di sekolah. Pada pertemuan yang berlangsung siang hari tersebut, diberikan penjelasan mengenai pengertian nuklir dan radiasi, radiasi yang ada di sekitar kita, jenis radiasi dan sifatnya, aplikasi teknik nuklir serta pro dan kontra PLTN. Selama pemberian materi, pertanyaan yang dilontarkan oleh beberapa siswa cukup beragam seperti bagaimana bentuk nuklir, bentuk uranium seperti apa, dan limbah nuklir itu disimpan dimana.

Antusiasme siswa dan guru terlihat cukup tinggi, karena selain pemberian materi, Petugas Layanan Informasi BATAN juga menghadirkan games ranking satu yang dikemas secara menarik dan berhadiah. Dengan adanya kegiatan kunjungan seperti ini, Kepala Sub Bidang Edukasi Publik, PDK – BATAN, Adipurwa Muslich, berharap siswa dan guru dapat memahami manfaat teknologi nuklir untuk masyarakat dan cara mengatasi risikonya. (astu)