PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Jakarta, 02/05/2020) Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei merupakan hal yang sangat penting bagi seluruh bangsa Indonesia khususnya dunia pendidikan. Melalui momentum ini, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) terus berupaya agar iptek nuklir dapat diajarkan kepada generasi bangsa di  semua tingkatan.

Hal ini dikatakan Kepala Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) BATAN, Eko Madi Parmanto, Kamis (30/04). Iptek nuklir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ilmu pengetahuan yang universal, yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan kehidupan.

“Iptek nuklir dapat dimanfaatkan pada berbagai sektor tergantung kebutuhan kita, dan seringkali iptek nuklir dapat memberikan solusi yang oleh ilmu lain tidak dapat dilakukan. Pengembangan dan pemanfaatan iptek nuklir juga sudah sangat pesat dan tentu saja pemanfaatannya akan terhenti apabila generasi mudanya sudah tidak berkeinginan untuk mengenal nuklir,” kata Eko.

(Pontianak, 11/03/20) Lima daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat diantaranya Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan Kota Singkawang komitmen untuk menyebarluaskan varietas unggul BATAN. Hal ini disampaikan masing-masing perwakilan daerah pada kegiatan Sosialisasi Promosi Hasil Litbang Iptek Nuklir (PHLIN) di Pontianak.

Bertempat di Hotel Mercure Pontianak, kegiatan berlangsung selama dua hari Rabu-Kamis (11-12/03/20). Selain perwakilan dari masing-masing dinas kabupaten/kota, sosialisasi juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat Florentinus Anum dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tanjung Pura Denah Suswati.

Kegiatan Sosialisasi merupakan pendahuluan dari kegiatan PHLIN di 5 daerah Kalimantan Barat, yang direncanakan berlangsung secara kontinyu dengan target kemandirian selama 3 tahun. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang tersebar di beberapa daerah di seluruh Indonesia, PHLIN tahun ini difokuskan di wilayah Kalimantan Barat karena mendukung fokus kegiatan Prioritas Riset Nasional (PRN) PLTN di Kalimantan Barat. Namun demikian PHLIN kali ini masih fokus di bidang pertanian, sekaligus untuk memberikan pemahaman ke masyarakat bahwa nuklir juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

(Pontianak, 06/03/2020). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menggelar workshop pengenalan bahan ajar iptek nuklir bagi guru SMA/MA Bidang IPA di Hotel Orchard, Pontianak, Rabu (04/03). Workshop ini diikuti oleh 56 peserta dengan mata pelajaran Fisika, Kimia dan Biologi di lingkungan Kota Pontianak dan Kabupaten Kuburaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Kusnadi, mengatakan, workshop ini sangat bermanfaat bagi para guru dan siswa untuk mengetahui manfaat nuklir.

“Kegiatan yang diselengarakan BATAN ini sangat positif dan bermanfaat bagi guru untuk meimplementasikan kepada siswa dalam mata pelajaran fisika, kimia, dan biologi terkait dengan atom atau radiasi dan diharapkan  guru dapat pula  menyosialisasikan iptek nuklir kepada masyarakat,” ujar Kusnadi dalam sambutannya.

(Tangerang Selatan, 06/02/2020). "Aku tadi paling suka main limbah nuklir pakai bola-bola, bolanya nggak boleh dipegang, harus pakai alat-alat, soalnya berbahaya!" cerita Selin, siswi kelas 3 Sekolah Dasar (SD) Erenos, Tangerang Selatan. Selin adalah 1 dari 280 siswa - siswi SD Erenos yang mengikuti permainan safety culture pada rangkaian kegiatan Nuclear Goes to School, yang diselenggarakan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan SD Erenos, Kamis (06/02).

Lain halnya dengan Selin, Jhosan, siswa kelas 3 mengaku tertarik dengan pemanfaatan nuklir untuk energi. “Nuklir kan bisa buat energi listrik,”celotehnya.


(Serpong, 08/12/2019). Mendengar kata nuklir masih dianggap sesuatu yang menakutkan bagi beberapa kalangan masyarakat. Padahal, nuklir memiliki banyak manfaat bahkan sangat berguna dalam berbagai bidang kehidupan. Untuk mengikis persepsi negatif terhadap nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengajak masyarakat terlibat dalam gelaran Nuclear Techno Run (NTR), yakni ajang perlombaan lari sejauh 5 kilometer mengelilingi Kawasan Puspiptek Serpong, tempat reaktor nuklir terbesar se – Asia Tenggara berada, pada Minggu (08/12).

NTR merupakan salah satu rangkaian gelaran kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) BATAN ke – 61 yang jatuh pada 5 Desember 2019. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang meningkat setiap tahunnya sejak NTR digelar pertama kali pada tahun 2017.