Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Oarai, Japan 14/11/2019 Dalam rapat bersama JAEA (Japan Atomic Energy Agency) dan CTC (Chiyoda Technol Corporation) di Kantor CTC Oarai, hadir peserta fellowship Chaidir Pratama, SST. mewakili Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR).  Chaidir Pratama saat ini sedang melaksanakan fellowship di Japan Atomic Energy Agency (JAEA). Dia menjadi salah satu peserta dari program Nuclear Researchers Exchange Program by MEXT  yang merupakan salah satu program pertukaran peneliti dari berbagai negara di Asia, dengan total peserta 30 orang. Program ini dilaksanakan pada periode 30 September sampai 20 Desember 2019, dengan tema penelitaian “High Production Mo-99/Tc-99m with Activation Neutron Method”. Selama program ini berlangsung, peserta melakukan penelitian tersebut di Waste Management and Decomissioning Technology Devlopment Center, Oarai Research & Development Institute, Japan Atomic Energy Agency (JAEA).

Dalam rapat bersama tersebut, dibahas mengenai produksi radioisotop Mo/Tc-99m dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut MEK. JAEA menyampaikan laporan terkait eksperimen yang telah dilakukan di fasilitas JAEA dan rencana untuk eksperimen yang akan datang, sedangkan pihak CTC juga menyampaikan laporan hasil pengembangan teknik produksi Mo/Tc-99m dengan MEK, dan peluang bisnis untuk masa depan. Keterlibatan Chaidir dalam pertemuan tersebut merupakan salah satu bagian dari partisipasinya dalam penelitian yang dilakukan untuk mempelajari teknik dan metode baru yang dapat dikembangkan di PTRR-BATAN. Penelitian dan pengembangan tentang teknik ekstraksi menggunakan pelarut MEK, telah dilakukan di fasilitas laboratorium JAEA (cold experiment), dengan hasil yang baik. Namun, ada beberap parameter yang harus di improve agar menjadi lebih optimal. Pada tahapan selanjutanya hasil eksperimen di laboratorium akan di scale up (hot experiment) dengan bahan sasaran MoO3  yang di irradiasi menggunakan fasilitas KUR (Kyoto University Reactor). Semua hasil eksperimen yang dilakukan selama fellowship di JAEA akan di presentasikan pada tanggal 17 Desember 2019 (final presentation) dengan dihadiri oleh member dari BATAN-JAEA-CTC-KAKEN. Hasil tersebut akan di follow up untuk percobaan senjutnya di fasilitas PTRR-BATAN, pada tahun 2020.-ChaidirPratama-

TangSel 6/11/2019 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menerima kunjungan dua auditor dari PT Kimia Farma, Tbk (persero). Kedatangan dua auditor tersebut dalam rangka audit maklooner tahun 2019. Sejak tahun 2011 PTRR telah bermitra dengan PT Kimia Farma dalam bidang pendayagunaan hasil litbang radioisotop dan radiofarmaka. Audit maklooner dilakukan oleh industri dalam hal ini PT Kimia Farma terhadap mitranya yaitu PTRR. Tujuan audit maklooner adalah memastikan mitra melaksanakan sistem manajemen mutu secara konsisten sesuai dengan ketentuan. Fokus audit maklooner seperti pada umumnya audit mutu yaitu memastikan semua persyaratan mutu terpenuhi secara konsisten.

Audit maklooner dilaksanakan selama satu hari. Audit dimulai dengan pemeriksaan kelengkapan dokumen, pemeriksaan lapangan dan wawancara/diskusi. Kerjasama antara PTRR sebagai lembaga litbang dengan PT Kimia Farma sebagai mitra industri berjalan baik sampai sejauh ini karena kedua pihak memiliki komitmen yang sama dalam melaksanakan sistem mutu sesuai dengan peraturan yang berlaku. Banyak produk hasil litbang yang telah dihasilkan PTRR mampu dipasarkan oleh PT Kimia Farma dan telah digunakan oleh masyarakat.-Ariefimam-

TangSel 30/10/2019. Dalam rangka peningkatan mutu lulusan, dosen Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) Yogyakarta melakukan kunjungan ke fasilitas Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR). Kunjungan tersebut dalam rangka memperoleh masukan dan penjajakan kerjasama antara STTN sebagai Lembaga Pendidikan dengan PTRR sebagai pelaku litbang (penelitian dan pengembangan) untuk meningkatkan kualitas SDM iptek nuklir. Tidak sedikit pegawai PTRR saat ini merupakan alumni Teknokimia Nuklir STTN. 

Kunjungan dosen STTN yang dipimpin oleh Ketua Jurusan Teknokimia Nuklir (TKN) Ibu Kartini Megasari, M. Eng.  disambut langsung oleh Kepala Bidang teknologi Radiofarmaka Drs. Agus Ariyanto, M.Farm. Dalam kesempatan itu, Drs. Agus Ariyanto, M.Farm.  memaparkan profil terkini PTRR, perkembangan iptek nuklir terutama teknologi radioisotope dan radiofarmaka dan kompetensi SDM yang dibutuhkan di masa depan. Peluang kerjasama untuk meningkatkan mutu lulusan sangat terbuka melalui beberapa skema, diantaranya penelitian bersama, Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa, Penelitian tugas akhir, seminar, kunjungan industry dan banyak lagi. Selain berdiskusi, para dosen STTN juga diajak untuk melihat fasilitas laboratorium yang dimiliki oleh PTRR. Banyak diskusi terjadi selama kunjungan tersebut. Beberapa pegawai PTRR alumni Jurusan Teknokimia Nuklir STTN turut hadir pada kunjungan tersebut. -AmalRezka-

TangSel 30/10/2019 Pemerintah Daerah Kalimantan Barat (Pemda Kalbar) melakukan kunjungan ke fasilitas Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) yang berlokasi di Gd. 11 Kawasan Puspiptek Serpong. Kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya antara Kepala BATAN dengan Gubernur Kalimantan Barat. Pemerintah Kalbar melihat potensi yang besar dari pemanfaatan teknologi nuklir yang dapat diaplikasikan di daerah.

Kunjungan ke PTRR merupakan bagian dari rangkaian kunjungan pemda Kalbar ke BATAN. Selain ke fasilitas PTRR, rombongan juga Iradiator Gamma Merah Putih (IGMP), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), dan Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG). Kepala PTRR Dr. Rohadi Awaludin menyambut langsung kedatangan Pemprov Kalbar yang dipimpin oleh Sektretaris Daerah Provinsi Kalbar Bapak A.L. Leysandri, SH. Pemprov Kalbar merasa sangat tertarik akan pemaparan dari Kepala PTRR terkait aplikasi nuklir di bidang kesehatan dan akan segera menindaklanjuti dan berkonsolidasi dengan pihak terkait untuk membuat fasilitas kedokteran nuklir di Kalbar. -AmalRezka-

International Symposium on Trends in Radiopharmaceuticals (ISTR) dilaksanakan di Vienna Austria, pada tanggal 28 Oktober 2019 – 1 Nopember 2019. Acara ini diikuti tidak kurang dari 450 peserta dari 94  negara. ISTR ini dilaksanakan setiap 4 tahun sekali. Materi  yang disampaikan pada acara ini meliputi produksi radioisotop untuk kesehatan, produksi radiofarmaka SPECT, radiofarmaka terapi, radiofarmaka  PET, QA/QC/Pre-klinik, peraturan mengenai radiofarmaka.

IAEA memberikan grant kepada 113 peserta dari beberapa negara untuk menghadiri acara symposium ini. Peserta symposium ini berasal dari berbagai latar belakang bidang ilmu seperti radiokimia, kimia anorganik, kimia organic, kimia organologam, biokimia, biologi molekuler, farmakologi. Pada tahun ini, PTRR berkesempatan untuk turut serta pada acara tersebut, dengan membawakan makalah yang berjudul “Formulation and Radiolabelling of Ethambutol with Technetium-99m for Detection of Extrapulmonary Tuberculosis”.-WeningLestari-


tes


Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id