Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Tangerang Selatan (29/06/2020) Sebanyak 10 pegawai Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) mengikuti Pelatihan Penyegaran Operator Fasilitas Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR). Pelatihan direncanakan dilaksanakan selama empat hari mulai 29 Juni s.d 2 Juli 2020. Meskipun pelatihan dilakukan secara tatap muka, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

(Tangsel 22/4/2020) Ditengah pandemi Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah tidak menyurutkan semangat para pegawai Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) untuk melakukan produksi produk radiofarmaka senyawa bertanda. Kebijakan WFH (Work From Home) sudah diterapkan di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sejak 16 Maret 2020. Memang tidak bisa dipungkiri, tidak semua pekerjaan dapat dilakukan dari rumah, salah satunya produksi radioisotop dan radiofarmaka.

"PTRR terikat jadwal yang ketat terkait produksi radiofarmaka. Jadwal operasi reaktor G. A. Siwabessy dan layanan kedokteran nuklir di beberapa rumah sakit yang padat hingga  tahun 2021 membuat PTRR tidak bisa menghindari situasi ini. Kami tidak ingin ada kelangkaan produk radiofarmaka terutama senyawa bertanda dan jangan sampai layanan kedokteran nuklir di rumah sakit terhenti dan berdampak pada pasien" kata Kepala PTRR Dr. Rohadi Awaludin

TangSel 12/3/2020 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) melalui Bidang Keselamatan dan Pengelolaan Limbah menyelenggarakan Sarasehan Budaya Keselamatan dalam rangka memperingati Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang jatuh pada tanggal 12 Januari 2020 – 12 Februari 2020. Sarasehan Budaya Keselamatan kali ini mengangkat tema nasional “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai PTRR termasuk Kepala PTRR Dr. Rohadi Awaludin yang sekaligus membuka acara sarasehan budkes tersebut. Kegiatan diawali dengan registrasi yang dibarengi dengan mencuci tangan menggunakan desinfektan dan disaksikan oleh narasumber. 

Narasumber utama pada Sarasehan Budaya Keselamatan kali ini adalah dr. Artati Murwaningrum, Sp. PD yang bertugas di Poliklinik Kawasan Nuklir Serpong (KNS) dari Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN). dr. Artati Murwaningrum, Sp. PD yang biasa dipanggil dr. Ai menyampaikan materi yang saat ini sedang ramai dibicarakan, yaitu "Covid-19". Merebaknya virus corona di sejumlah negara di dunia memberikan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, tak terkecuali di Indonesia. Lalu apa itu Covid-19? Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona tipe baru yang awalnya ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Pada 11 Februari, WHO menyebutkan penyakit Covid-19 adalah kependekan dari Coronavirus Disease yang muncul pada 2019. Menurut WHO, tanggung jawab untuk penamaan penyakit jatuh pada organisasi itu sendiri.

Materi ini sengaja diangkat dalam Sarasehan Budkes kali ini karena Covid-19 di Indonesia telah teridentifikasi sejak tanggal 2 Maret 2020, untuk itu diperlukan himbauan bagi para pegawai PTRR tentang upaya pencegahan penularan virus ini antara lain seperti cara mencuci tangan yang benar, etika di tempat umum  dan etika saat batuk untuk pencegahan dan penatalaksanaan penyebaran virus corona (Covid-19). Selain itu, pada kesempatan itu juga dr. Ai menyampaikan evaluasi hasil medical Check Up pegawai PTRR tahun 2019. Seperti tahun-tahun sebelumnya, seiring bertambahnya usia pegawai kecenderungan untuk penyakit degeneratif juga meningkat. Oleh sebab itu, kedisiplinan untuk menindaklanjuti hasil MCU sangat diperlukan. -Vieirsa-

Semarang 3/3/2020 Dalam rangka kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral dan Ristek, ke Semarang Jawa Tengah, beberapa kepala lembaga litbang turut hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kepala BATAN, LAPAN, LIPI, BIG, perwakilan Kementrian Ristek/BRIN, Kementrian ESDM. Kegiatan di awali dengan pembukaan oleh ketua tim Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto dan dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Salah satu agenda pertemuan kali ini yaitu proses penyerahan produk hasil Litbang BATAN khususnya Samarium-153 EDTMP dengan merek dagang T-Bone Kaef yang digunakan sebagai Pereda nyeri pada pasien kanker yang metastase ke tulang. Penyerahan produk ini disampaikan oleh Kepala BATAN Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan kepada Direksi RS. Dr. Kariadi Semarang DR. dr. Dodik Tugasworo Pramukarso, Sp.S(K) dan disaksikan langsung oleh anggota komisi VII DPR RI, Wagub Jateng, dan tamu undangan. “Saya berharap lebih banyak lagi hasil litbang BATAN yang bermanfaat untuk masyarakat Jawa Tengah dan juga lebih luas lagi untuk masyarakat Indonesia” Ungkap Rohadi, Kepala Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka, BATAN.-AmalRezka-

TangSel 10/3/2020 Dalam rangka peningkatan pengelolaan dan penataan arsip di lingkungan Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR), PTRR melalui bagian Tata Usaha menginisiasi kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Dinamis untuk para pelaku litbang. Dalam kegiatan tersebut, PTRR turut mengundang satker pembina kearsipan di lingkungan Badan Tenaga Nuklir Nasional yaitu Biro Umum. 30 tahun sejak berdirinya PTRR banyak kegiatan telah dilakukan, beberapa momen mungkin merupakan bagian dari sejarah dan sebanyak itu pula arsip tercipta. Oleh sebab itu, untuk menyelamatkan arsip yang bisa jadi merupakan aset negara dan bagian dari sejarah, PTRR secara konsisten berupaya mengelola arsip secara benar. Hal ini sejalan dengan program BATAN mengenai pelestarian arsip.

Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) kearsipan tersebut dihadiri oleh sekitar 25 orang yang terdiri dari para pelaku litbang (peneliti dan pranata nuklir), pejabat struktural dan arsiparis di lingkungan PTRR. Peserta Bimtek sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan, beberapa cukup terkejut bahwa apa yang dilakukan selama ini (kegiatan litbang) merupakan aset negara (dibiayai oleh negara) dan bisa jadi warisan untuk generasi mendatang. Kita tidak ingin generasi mendatang tidak mengetahui apa yang telah dicapai dan dimiliki generasi sebelumnya sehingga mereka kurang menghargai dan disisi lain jangan sampai mereka mengulang apa yang sudah dilakukan pada generasi sebelumnya.-AriefIN-



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id