Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

(Tangerang, 11 Februari 2021) Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional, Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) berkolaborasi bersama Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) untuk mengadakan serangkaian webinar. Berfokus pada tema bulan K3 Nasional 2021, yaitu “Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3 pada Semua Sektor Usaha”, pada tahun ini PTRR menjadikan budaya keselamatan sebagai penggerak Organisasi dalam melawan Covid-19. Sebagai langkah untuk mewujudkan hal tersebut, PTRR menggandeng PTLR untuk berkolaborasi dalam sebuah webinar dengan mengangkat tema “Yuk Kenalan dengan Vaksinasi Covid-19” yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Februari 2021 pukul 08.00-10.00 wib dan diikuti secara online oleh 364 peserta melalui aplikasi Zoom dan 554 playback pada Live Streaming Youtube.

Sesuai tema yang diangkat, Narasumber yang dihadirkan pada webinar kali ini adalah Ketua Tim Advokasi Vaksinasi/Jubir Ikatan Dokter Indonesia (IDI),  Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPd, KAI. Webinar dibuka oleh Kepala BATAN Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan. Pada saat pembukaan, beliau menyampaikan bahwa budaya K3 yang ada di BATAN berada pada lingkup Keselamatan, Kesehatan dan Keamanan. Dengan adanya webinar ini, beliau berharap semoga penjelasan dari narasumber bisa didengarkan dan dipahami dengan baik. “Sehingga nantinya, kita bisa bersama-sama mengatakan “Saya Siap diVaksin” agar bangsa ini bisa keluar dari pandemi dan kesulitan masalah ekonomi yang merupakan dampak pandemi global Covid-19.” Lanjut Prof. Dr. Ir. Anhar Riza Antariksawan.

Pada pemaparan pertama, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPd, KAI mengatakan bahwa adanya pertanyaan kapan pandemi Covid-19 berakhir masih belum bisa dipastikan. “Bahkan 2 tahun juga belum tentu”, ujar Prof. Dr. dr. Iris Rengganis. Hal ini dikarenakan adanya banyak tantangan utama, diantaranya adalah Sikap Masyarakat. Saat ini, Banyak Sekali hoax yang muncul. Salah satunya, banyak yang mengatakan “Vaksin kan dimasukin kuman, tambah sakit. Ngapain divaksinasi”. Hal tersebut dikarenakan masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai vaksinasi. Sehingga sampai saat ini, kegiatan edukasi terhadap masyarakat harus dan tetap rajin dilaksanakan. Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPd, KAI menekankan, “Segera Divaksinasi. Jangan memilih-milih merek Vaksin, MUI sudah Oke dan BPOM Sudah memberi Emergency Use Authorization (EUA) yang penting, Aman, Baik, dan Halal”.-Mariska-



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id