Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2021 melalui Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) yang berkolaborasi bersama Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR). Sebagai puncak peringatan bulan K3, PTRR bersama PTLR mengadakan webinar 2 dengan mengangkat tema “Mengenal TASPEN, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) & Jaminan Kematian (JKM) Untuk Mendorong Produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN)”.

Menurut kepala BATAN, Bapak Anhar Riza Antariksawan, Webinar yang berlangsung pada Kamis, 04 Maret 2021 ini masuk dalam bagian dari menginternalisasi dan menumbuhkembangkan budaya K3. Beliau menyampaikan bahwa masalah K3 bukan hanya satu bulan tapi akan terus menerus dalam lingkungan kerja kita bahkan sampai ke rumah. Sehingga kita harus terus menguatkan budaya K3.

Meskipun tidak ada yang berharap adanya kejadian ditempat kerja yang mengakibatkan sakit, luka maupun kecelakaan, namun masing-masing pribadi harus tetap menyadari bahwa kemungkinan itu semua bisa terjadi. Maka dari itu, perlu adanya kesiapsiagaan yang berkaitan dengan hal-hal tersebut diatas. “Dengan adanya taspen yang bisa memberikan JKM dan JKK, membuat kita akan lebih merasa aman. Karena kita harus senantiasa mengindahkan adanya kemungkinan bahaya.” Lanjut Bapak Anhar.

Sesuai dengan penjelasan yang diberikan oleh Bapak Mulyono - Branch Manager PT TASPEN (PERSERO) KC Jakarta Selatan selaku narasumber, PT. TASPEN (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan dengan tujuan untuk melindungi serta memberikan jaminan sosial untuk ASN. Taspen memiliki 4 program diantaranya adalah Tabungan Hari Tua (THT), Dana Pensiun, JKK dan JKM.

Dalam program THT, ASN dari mulai diangkat sebagai CPNS sudah langsung terdaftar sebagai anggota Taspen. Pembayaran iurannya pun terhitung mulai dari CPNS sampai dengan pensiun. Jadi, mulai dari CPNS, ASN sudah terlindungi dalam 4 program dari Taspen yang sudah tersebut diatas.

THT merupakan program Taspen dimana program ini sudah termasuk asuransi kematian. Asuransi kematian ini sendiri mencakup hal-hal yang terjadi dalam keluaraga, seperti kematian istri ataupun anak. Taspen juga memiliki inovasi layanan yang terus dikembangkan, salah satunya adalah Klaim otomatis. Dimana ketika jatuh tempo pensiun, para ASN tidak perlu datang ke kantor Taspen, namun pihak TASPEN akan menghubungi dengan meminta beberapa dokumen penunjang untuk pencairan.

Account Officer PT TASPEN, Ditya Daniswara Yogaiswari mengatakan, JKK adalah perlindungan atas resiko kecelakaan kerja atau penyakit kerja berupa perawatan, santunan dan tunjangan cacat. Kecelakaan kerja yang termasuk dalam JKK meliputi kecelakaan yang terjadi dalam menjalankan tugas kewajiban, dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja dan sebaliknya, dalam kegiatan yang berkaitan dengan hubungan dinas serta timbulnya penyakit akibat kerja.

Penyakit akibat kerja ditetapkan oleh dokter spesialis yang berkompeten. “Sebagai contoh, saat ini Bapak dan Ibu bekerja di lizbah radioaktif, seiring berjalannya waktu timbul penyakit yang disebabkan oleh paparan radiasi. Sehingga ini bisa dimasukkan dalam penyakit akibat kerja” Ungkap Ditya

Sedangkan JKM adalah perlindungan atas resiko kematian bukan akibat kecelakaan kerja berupa santunan kematian. Hal ini meliputi kematian yang ditimbulkan akibat penyakit bawaan, bukan kematian akibat kecelakaan kerja. JKM ini adalah pemberian dari pemberi kerja. Dimana iurannya berasal dari pemerintah yang diberikan kepada ASN sehingga berbeda dengan THT.

Selain pemberian materi, dalam Webinar ini juga mengumumkan Safety Award PTRR dan PTLR serta pengumuman pemenang lomba poster yang diadakan oleh PTRR. Untuk kategori Safety Award PTRR 2020 berhasil diraih oleh Ilma Darojatin, pegawai PTRR. Sedangkan Safety Award PTLR sebagai pegawai inspiratif peduli K3 dan Keamanan 2020/2021 di lingkungan PTLR BATAN diraih oleh Yuli P, pegawai PTLR. Untuk pemenang lomba poster PTRR jatuh kepada Lira Aprilia Pujianti, Pegawai PTRR.

Di penghujung acara, Bapak Rohadi Awaludin selaku Kepala PTRR BATAN menyampaikan bahwa Safety Award bertujuan untuk mengapresiai pegawai atas dedikasi dan kepedulian terhadap keselamatan kerja sekaligus untuk mezotivasi pegawai agar terus meningkatkan rasa kesadaran terhadap keselamatan kerja. -mariska-



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id