HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

Jakarta, 27/08/2015. Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) menyelenggarakan Asistensi Budaya Keselamatan tahun 2015 pada hari Kamis, tanggal 27 Agustus 2015 di Gedung Utama PAIR, Jl. Lebak Bulus Raya No. 49, Jakarta Selatan. Acara tersebut dibuka oleh Dr. Nada Marnada, M.Eng mewakili Kepala PAIR. Dalam sambutannya Nada menyatakan bahwa “Untuk memenuhi tuntutan Reformasi Birokrasi setiap Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) harus lebih giat untuk memunculkan karya-karya yang berkualitas”.

Budaya keselamatan ini adalah merupakan upaya dan pemikiran guna menjamin keutuhan jasmani & rohani. Selain itu, budaya keselamatan juga bertujuan mewujudkan peningkatan berkelanjutan pada budaya keselamatan yang didasari oleh nilai-nilai budaya keselamatan di BATAN.

Acara ini  menghadirkan narasumber dari Tim Budaya Keselamatan BATAN (Dr. Sigit Santoso, Dra. Fransisca AET, Dr. Sjafruddin, Slamet Suprayitno, MT, Drs. Prasuad, Ir. Johnny Situmorang) dan dihadiri oleh pejabat struktural serta Tim CAMAT (Change Agent Management Team) di lingkungan PAIR.

Dalam penutupan Asistensi Budaya Keselamatan, Kepala PAIR, Dr. Hendig Winarno, M.Sc menyimpulkan bahwa “Intinya apapun yang diberikan oleh Tim, Budaya Keselamatan tetap berpulang pada satu hal yaitu meningkatkan sense of belonging (rasa memiliki)”. Apa yang sudah kita lakukan sehari-hari dan apa yang  kita lihat maka kita harus peduli, artinya semua menjadi tanggung jawab kita bersama sehingga menjadi ringan tegasnya. (lilis)