HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 15/09/2015). Bertempat di Gedung Pertemuan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi PAIR), Jakarta, tanggal 15 September 2015, pukul 09.00 WIB, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyelenggarakan “Sosialisasi Budaya Keamanan Nuklir Tahun 2015” untuk pegawai di lingkungan Kawasan Nuklir Pasar Jumat. Sosialisasi ini, merupakan pencerahan kembali kepada pegawai BATAN umumnya. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala PAIR, Dr. Hendig Winarno, M.Sc, dalam sambutannya Hendig menyatakan bahwa “Nuklir ada disekitar kita, artinya keamanan nuklir ini tetap menjadi tanggung jawab kita bersama, satu hal yang terpenting kita harus meningkatkan sense of belonging (rasa memiliki), jadi apa yang sudah kita lakukan sehari-hari misalnya hal yang sudah baik harus terus kita tingkatkan menjadi lebih...lebih baik.”

Sosialisasi ini, telah dilaksanakan sejak tahun 2010 dan terus dilakukan rutin setiap tahun, serta bertujuan untuk membangun dan menumbuhkan rasa kepedulian pegawai terhadap keamanan dan ketertiban di kawasan kerja. Acara ini dihadiri oleh pegawai di lingkungan Kawasan Nuklir Pasar Jumat yaitu Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pusat Diseminasi & Kemitraan dan Pusat Pendidikan & Pelatihan dengan jumlah peserta 100 orang, kegiatan ini adalah merupakan salah satu bagian kegiatan dari program Reformasi Birokrasi (RB).

Acara Sosialisasi Budaya Keamanan Tahun 2015 menghadirkan narasumber dari Tim Center for Security Culture & Assessment (CSCA), Choirul, dengan judul presentasi “Pengembangan dan Penilaian Diri Budaya Keamanan Nuklir” dan Kepala Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG), Bambang Herutomo, dengan judul presentasi “Penerapan Budaya Keamanan Nuklir” serta dilanjutkan dengan diskusi.

Dalam acara penutup, Hendig menyimpulkan “ Kita memang merasa enak di zona aman artinya dengan mengikuti aturan yang berlaku sehingga menjadi nyaman. Selain itu, kita harus patuh dengan panduan menuju budaya keamanan yang baik yaitu, profesionlisme, akuntabel, peduli & waspada, mengikuti aturan, sukses dalam tim dan berkelanjutan tegasnya. (lilis)