HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 16/11/2015). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mendapatkan kunjungan kehormatan dari International Atomic Energy Agency (IAEA) dalam rangka “Expert Group Consultancy to Deliberate on Development of Computed Tomography for Industrial Applications di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Jakarta (16 – 20 November 2015). Delegasi IAEA yang hadir yaitu Dr. Patrick Dominique  M. Brisset sebagai Technical Officer IAEA, Prof. Dr. Heinz Uwe Ewert (Jerman) dan Dr. Umesh Kumar (India).

Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pertemuan ini akan sangat berguna dan bermanfaat dalam upaya menyelesaikan dokumen pada Buku Panduan  Gamma X-ray Tomography untuk evaluasi non-destruktif (NDE).

Non-Destructive Testing (NDT)  banyak digunakan di seluruh dunia dan memiliki peran penting dalam manufaktur, konstruksi dan pemeliharaan/pengoperasian setiap tanaman, bangunan atau transportasi. Teknik ini digunakan untuk memastikan integritas komponen/ bahan, keandalan dan keamanan operasi pabrik.

Perkembangan baru pada teknologi Non-Destractive Testing (NDT) disebut Advanced NDT, teknologi ini telah berkembang dan menjadi standar. Teknologi baru tersebut  mempunyai dua kontradiktif yaitu satu sisi teknik ini menguntungkan karena pemeriksaan lebih handal, tepat dan indikasi, hasil instan dan lebih komunikasi komputerisasi antara inspektur NDT dan evaluator. Sisi lain, teknik ini memerlukan peralatan, keahlian, standar, kode, dan pedoman baru pada pelatihan, pemeriksaan & sertifikasi.

Untuk situasi ini, BATAN telah memutuskan bahwa NDE sebagai salah satu program prioritas dalam lima tahun (2015-2019). Dalam program lima tahun tersebut, BATAN berencana  meningkatkan kemampuan SDM untuk menguasai, menyebarluaskan dan menerapkan teknik lanjutan NDT untuk memastikan kualitas, keandalan komponen dan keselamatan operasi pabrik sepanjang masa pakainya.

Acara dihadiri oleh Deputi BATAN Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir (SATN), Ferhat Aziz dan para eselon II dilingkungan BATAN serta diikuti oleh 14 peserta baik dari dalam maupun luar BATAN. (lilis)