HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Klaten, 23 Nopember 2015). Kegiatan Sarasehan Agro Techno Park (ATP) di Klaten diselenggarakan di Saung ATP, Desa Sentono, Kec. Karangdowo, Kab. Klaten pada tanggal 23 Nopember 2015 dengan tema : “Hilirisasi Produk BATAN di Bidang Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan Menuju Kedaulatan Pangan Nasional”. Acara ini dihadiri oleh sekitar 140 orang yang terdiri dari Kepala BAPEDA Klaten (Hari Budiyono) beserta jajarannya, Camat Karang Dono, Ka. PolSek. Sentono, UPN Veteran Yogyakarta, Produsen Benih (PP Kerja Sutjipto) serta kelompok tani, tokoh masyarakat dan wartawan. Sementara dari BATAN hadir Kepala Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK), Kepala Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA), Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) serta peneliti Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR).

Acara diawali dengan laporan dari ketua panitia Wahyu Hariyadi yang menyampaikan bahwa kegiatan ATP tepatnya di Desa Sentono sudah berjalan hampir 1 tahun diawali dengn Demplot 10 ha dengan 10 varietas dan pada tanggal 29 Juli 2015 telah dilakukan panen raya padi BATAN dengan hasil yang sangat menggembirakan yaitu dalam 1 ha menghasilkan 9,73 ton untuk jenis Diah Suci.

Ir. Ruslan (Ka. PDK) dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan diadakan sarasehan ini adalah disamping untuk melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan ATP tahun 2015, juga untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan yang ada serta menjaring calon entrepreneur baru dalam pengembangan pemanfaatan teknologi BATAN secara komersial.

Acara dibuka oleh Kepala BAPEDA Klaten (Hari Budiyono) yang dalam hal ini mewakili Bupati Klaten. Dalam sambutannya Hari menyampaikan bahwa apabila pemanfaatan teknologi BATAN dapat diaplikasikan dengan baik, maka hasilnya akan lebih baik. Ketua Kelompok Tani Desa Sentono (Suyadi) mengharapkan agar kegiatan ini dapat didampingi terus untuk memberi pengarahan serta diberikan sosialisasi agar dapat dilanjutkan ke kelurahan lain.  Keberhasilan Desa Sentono diharapkan menjadi marketing wilayah lain dan motivasi daerah lain dengan ekonomi yang minimal hasil yang maksimal.

Disela-sela kegiatan Sarasehan ini dilaksanakan pula pembicaraan mengenai rencana kegiatan ATP penyebaran (119 Ha) dan penangkaran padi MT II 2015 (10 Ha) di Desa Sentono dan Ngolodono Kec. Karangdowo, Kab. Klaten dengan rincian Sidenuk (5 Ha), Bestari (3 Ha), Waila (1 Ha) dan Cilosari (1 Ha). (Asih)