HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 21/01/2016). Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) berhasil meningkatkan kapasitas salah satu fasilitas nuklirnya yaitu Irradiator Gamma Cell 220 (IGC 220) dari 20 curie menjadi 10.000 curie. IGC 220 adalah sebuah fasilitas nuklir yang dapat dimanfaatkan oleh para peneliti BATAN dalam melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan pemuliaan tanaman dengan teknologi mutasi radiasi.

Peningkatan kapasitas ini merupakan sebuah prestasi PAIR dalam mengoperasikan kembali IGC 220 yang telah beroperasi sejak tahun 1968 dan pada tahun 1992 tidak dioperasikan lagi. Pengoperasian kembali IGC 220 secara simbolis dilakukan oleh Deputi Kepala BATAN Bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir (SATN), Ferhat Aziz didampingi oleh Kepala PAIR, Hendig Winarno, di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan, 21/01.

Hendig Winarno merasa sangat bersyukur atas beroperasinya kembali IGC 220 untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan pemuliaan tanaman dengan mutasi radiasi di bidang pertanian. (Sumber : PAIR)