HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Yogyakarta, 24/03/2016) Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) telah ditunjuk sebagai pelaksana program Agro Techno Park (ATP) di Kabupaten Musi Rawas, Klaten dan Polewali Mandar dan National Science Techno Park (NSTP) di Pasar Jumat, Jakarta Selatan bersama satuan kerja lain di BATAN yaitu Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Pusat Diseminasi dan Kemitraan, Biro Perencanaan, dan Biro Umum. Pengembangan ATP-NSTP mengacu pada konsep biocyclofarming (keterpaduan antara pertanian dan peternakan) melalui pelaksanaan program “Pemanfaatan Hasil Litbang Pertanian Terpadu (PHLPT)”, yaitu berupa penanaman varietas unggul padi dan kedelai hasil litbang BATAN, penerapan pola tanam padi kedelai yang lebih baik, dan pemanfaatan limbah pertanian untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi.

Hasil evaluasi pelaksanaan tahun pertama (2015), program kegiatan telah berjalan dengan baik dan mencapai target bahkan lebih dari yang direncanakan, selain itu yang sangat penting hasilnya telah dirasakan manfaatnya oleh para petani yang terlibat dari 3 Kabupaten sebagai mitra pelaksana. Maka untuk menjaga pelaksanaan program ATP-NSTP berjalan baik dan berkesinambungan, telah dilaksanakan Forum Perencanaan (Foren) Pelaksanaan ATP-NSTP Tahun 2016 pada tanggal 24 Maret 2016 di Yogyakarta.

Ketua Pelaksana Foren Pavanna Sukmasari, SH dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan Foren adalah untuk membahas dan mediskusikan program kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2016 oleh mitra daerah di 3 Kabupaten dan alokasi anggarannya. Dalam Foren telah dipresentasikan rencana kegiatan tahun 2016 oleh 3 Mitra Daerah Kabupaten Musi Rawas, Klaten, dan Polewali Mandar, dan disampaikan materi oleh para Narasumber yaitu, Sestama BATAN “Cetak Biru ATP-NSTP 2015-2019”, Kepala PAIR BATAN “Rencana Pelaksanaan ATP/NSTP 2016”, dan KPKNL “Proses Hibah BMN di Daerah”. Selain itu, ditambah materi bimbingan teknis tentang pengelolaan administrasi keuangan. Melalui pelaksanaan Foren ini, diharapkan pelaksanaan kegiatan ATP-NSTP tahun 2016 akan memberikan hasil yang lebih baik, efektif dan efisien serta tetap berjalan pada koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional, Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto, menyampaikan arahan dalam sambutannya bahwa pelaksanaan progran ATP-NSTP harus tetap berjalan dan harus mencapai target yang diharapkan walaupun dalam kondisi anggaran yang terbatas. Pelaksanaan program ATP-NSTP harus mempunyai panduan dan grand desain yang jelas sehingga diharapkan dapat mencapai target yang diharapkan serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Mitra Daerah. Selanjutnya dalam menutup sambutannya, Djarot Sulistio Wisnubroto menegaskan bahwa pelaksanaan progran ATP-NSTP oleh BATAN beserta 3 Mitra Daerah harus menjadi contoh keberhasilan bagi ATP lain di Indonesia. (Saroji)