HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 02/06/2016). Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN  menerima kunjungan dari Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara. Rombongan sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari Kepala Bidang Penyuluh Pertanian, Para Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Penyuluh Teladan tingkat Sumatra Utara, dan para Penyuluh, yang dipimpin oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan, Drs. Sahala Nainggolan, MM.

Kunjungan ini diterima oleh Kepala PAIR, Dr. Hendig Winarno, M.Sc, Kepala Pusdiklat, Dr. Sudi Arianto, dan para eselon III, serta para peneliti PAIR.

Dalam sambutannya Kepala PAIR, memperkenalkan profil PAIR dan produkhasil penelitian dan pengembangan (litbang) PAIR, khususnya hasil litbang bidang pertanian antara lain varietas unggul tanaman pangan (padi, kedelai, serealia, dll), produk fitosan/chitosan sebagai supleman tanaman, teknologi pemupukandan teknologi remediasi lahan sub-optimal.

Kepala PAIR berharap Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan, Kabupaten Batubara dapat menggunakan produk dan teknologi hasil litbang PAIR di bidang pertanian tersebut. Untuk merealisasikan itu, diperlukan kerjasama antara PAIR dengan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat tentang hasil-hasil litbang di PAIR yang bisa diaplikasikan untuk Kabupaten Batubara. Beliau berharap banyak hal yang bisa dibangun di kabupaten Batubara dengan memanfaatkan teknologi nuklir hasil litbang PAIR  yaitu antara lain membangun kapasitas produksi pertanian khususnya budidaya bawang merah sehingga bisa mengangkat komoditas bawang merah, dan berdampak kepada masyarakat di Sumatra Utara. Begitu juga untuk komoditas lainnya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan ke fasilitas iradiator, laboratorium bidang pertanian dan National Science Techno Park (NSTP). (bamsu)