HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 26/08/2016) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) telah melakukan penelitian dan pengembangan serta pemanfaatan teknologi nuklir di berbagai bidang, diantaranya kesehatan, industri, lingkungan dan pertanian. Di bidang pertanian, BATAN telah mampu melakukan pemuliaan tanaman dengan menggunakan teknik radiasi untuk mendapatkan bibit tanaman yang unggul. Melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), BATAN akan segera melepas varietas dua varietas tanaman pangan.

Pertama, Varietas tanaman padi dengan nama Mustaban merupakan singkatan dari Mutasi Radiasi Varietas Banten. Mustaban mempunyai beberapa keunggulan misalnya umur panen hanya 103 hari, produksi rata-rata 6,59 ton/ha, potensi hasil sampai 10,86 ton/ha, beras kepala utuh 92,48%, kadar amilosa 13,13 sehingga nasinya empuk dan pulen, tahan terhadap penyakit blast dan agak tahan wereng, anakan tanaman produktif 18 bh/rumpun.

Mustaban merupakan hasil perbaikan varietas padi lokal Banten dengan nama "Kewal" dengan menggunakan teknik radiasi yang dilakukan oleh para pemulia BATAN antara lain Ita Dwimahyani, Sutisna, dan Yulidar. 

Kedua, Varietas tanaman kacang tanah dengan nama KATANTAN 1 singkatan dari Kacang Tanah BATAN. KATANTAN 1 mempunyai keunggulan antara lain potensi hasil 2,73 ton/ha, berpolong 3, tahan penyakit karat, dan tidak mengandung aflatoxin (carsinogenic) yaitu zat penyebab penyakit kanker. Seperti halnya Mustaban, KANTANTAN juga hasil dari perbaikan varietas kacang tanah dengan menggunakan teknik radiasi yang dilakukan oleh pemulia BATAN yaitu Parno dan Kumala Dewi. (pur)