HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 20/12/2016) Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) adalah salah satu pusat penelitian nuklir di bawah Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang prestasinya mendunia, diantaranya adalah Outstanding Achievement Award dari IAEA dan FAO pada tahun 2014 dan ditunjuk sebagai Collaborating Centre non destructive testing IAEA untuk negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Demikian disampaikan Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto pada saat menerima Menristekdikti di fasilitas nuklir  Pasar Jumat bersamaan HUT PAIR yang ke 50.

Djarot menambahkan, meskipun dengan berbagai keterbatasan PAIR BATAN masih bisa berkarya yang dapat disumbangkan untuk masyarakat. Pada kesempatan yang sama Menristekdikti, Mohammad Natsir menyampaikan, masih banyak masyarakat yang tidak tahu tentang nuklir dan radiasi. Apabila mendengar istilah tersebut selalu dikaitkan dengan kejadian di Hiroshima dan Nagasaki, Chernobyl dan Fukushima. Filosofi nuklir memang highrisk dan high return. High risk inilah untuk nuklir yang harus dijelaskan kepada masyarakat. Nuklir harus dijelaskan juga dari sisi manfaatnya yang besar untuk kehidupan.

Dengan penjelasan yang komunikatif dan informatif diharapkan masyarakat dapat menerima alasan mengapa nuklir menjadi bagian dari program pembangunan nasional. Resiko harus diupayakan untuk diatasi dan diperkecil sehingga tidak akan menjadi kenyataan. Radiasi dan nuklir harus tetap dikembangkan bagi kesejahteraan bangsa dan negara. "Saya sebagai bagian dari warga masyarakat dari dulu sangat mendukung terwujudnya pengembangan reaktor daya listrik karena ini sangat bermanfaat untuk mencapai kemandirian energi nasional. Saya juga sangat mendukung pembangunan Irradiator yang ada di Serpong," kata Nasir.

Dengan selesainya pembangunan fasilitas tersebut masyarakat juga dapat memanfaatkan sesuai kebutuhannya sehingga teknologi nuklir akan semakin besar perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di tempat yang sama Menristekdikti mengunjungi fasilitas penelitian dan pengembangan bidang pertanian dan National Sains Techno Park. (Ekomp)