HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 08 Maret 2018), Pejabat Fungsional Teknis Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN yang terdiri dari Pejabat Fungsional Peneliti, Pranata Nuklir, Pengawas Radiasi dan Teknisi Litkayasa mendapat kesempatan bertatap muka dengan Deputi Bidang Sain Aplikasi dan Teknologi Nuklir-BATAN (Kamis/8/3) bertempat di gedung Pertemuan PAIR. Sekitar 100 orang berkumpul untuk mendengarkan pengarahan Deputi Bidang SATN tentang program kegiatan BATAN.

Acara yang diawali dengan sambutan dari Kepala PAIR (Totti Tjiptosumirat) menyampaikan bahwa acara ini adalah merupakan arahan yang disampaikan oleh Deputi Bidang SATN (Efrizon Umar) yang berkaitan dengan :

  1. Arahan dan sharing tentang organisasi BATAN, dimana untuk mendukung kebijakan dan program reformasi dan birokrasi adalah BATAN bergegas dan BATAN Incorporated perlu didukung SDM yang handal.
  2. Arahan berkenaan dengan tata kelola dan administrasi program BATAN.

Dalam pengarahannya, Efrizon menyampaikan target yang diharapkan dari kedeputian SATN adalah menghasilkan produk penelitian dan pengembangan yang dapat berkontribusi secara nyata pada percepatan kesejahteraan masyarakat. Dengan SDM dan anggaran terbatas, maka Pejabat Fungsional terutama Peneliti Utama dapat membantu mewujudkan Program Kegiatan BATAN dengan membuka peluang-peluang baru dan bekerjasama dengan lembaga lain sehingga berpeluang membawa anggaran dari luar, serta jangan banyak mengeluh.

Namun tidak hanya fungsional Peneliti yang dapat berperan dalam perwujudan Program BATAN, fungsional Pranata Nuklir juga harus dapat meningkatkan harkat dan kepercayaan diri bersaing dengan fungsional yang sudah mapan, sehingga dapat menjadi pilar utama kegiatan BATAN. Fungsional Administrasi seperti humas, analis kepegawaian, dan arsiparis diharapkan mampu berperan untuk bekerjasama dengan fungsional peneliti maupun Pranata Nuklir sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. (anari)