HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 06/08/2018). Siapa yang tidak butuh air? Meningkatnya jumlah penduduk dan industri mengakibatkan pengambilan air, khususnya yang berasal dari air tanah telah melampaui kapasitas aman dari air tersebut. Kota-kota besar seperti Jakarta misalnya, tidak luput dari permasalahan seputar air. Dengan jumlah penduduk sebanyak 13,5 juta jiwa, kebutuhan air bersih di Jakarta mencapai 1,5 miliar meter kubik per tahun.

Permasalahan seputar air tanah menjadi fokus pelatihan bertajuk “Regional Training Course on The Use of Isotope Techniques in Assessing Groundwater Quality (RAS/7/030)’’ yang diselenggarakan oleh  Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA), di Hotel Mercure Simatupang, Jakarta.

“Saya yakin pelatihan ini sangat penting, bahwa teknologi nuklir dapat membantu Pemerintah, khususnya Jakarta atau daerah lainnya dalam menetapkan kebijakan terkait kualitas air tanah,” kata Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto dalam sambutannya.

Pengambilan air tanah yang melebihi kapasitas aman, telah menimbulkan masalah seperti penurunan muka air tanah yang diikuti penurunan muka tanah, peningkatan laju intrusi air laut, dan pencemaran lingkungan. Peneliti PAIR BATAN, Paston Sidauruk menjelaskan teknologi nuklir, yakni isotop sudah dimanfaatkan secara luas di Indonesia. Sifat fisik dan kimia dari isotop yang unik dari suatu unsur kimia yang terdapat di alam secara alamiah maupun yang ditambahkan ke sistem hidrologi  antara lain untuk mengetahui umur air, pergerakan air, interaksi antara air tanah dengan air permukaan, asal usul air tanah, maupun daerah imbuh (recharge area) air tanah.

Untuk wilayah Jakarta, saat ini BATAN bekerja sama dengan Balai Konservasi Air Tanah, Kementerian ESDM sedang meneliti umur dari air tanah itu sendiri. “15 tahun yg lalu sudah kami lakukan penelitian, tahun sekarang kami lakukan lagi untuk melihat perubahan umur air itu bagaimana. Kalau perubahan umurnya terlalu cepat, itu artinya pengambilan airnya sudah diatas dari kapasitas aman,” terang Paston.

“Melebihi kapasitas aman artinya air yang masuk, itu yang kita ambil. Kalau  yang kita ambil lebih besar dari yang masuk, lama-lama turun permukannya, diikuti penurunan muka air tanah," tambahnya.

Isotop yang digunakan pun didapat dengan mempelajari isotop alamiah yang terdapat di molekul air tersebut. “Sebetulnya tidak relevan jika ditanya apakah radiasinya berbahaya atau tidak. Karena memang kita tidak menambahkan apa-apa ke sistemnya. Justru kita mempelajari molekul air itu sendiri, radiasinya radiasi alam, jadi aman,” katanya.

Pelatihan ini diikuti oleh 22 peserta yang berasal dari 15 negara Kawasan Asia Pasifik, yaitu Bangladesh, China, India, Indonesia, Lao P.D.R, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Filiphina, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, dan Jepang., serta 2 pengajar dari IAEA dan 2 pengajar dari Jepang sekaligus sebagai peserta.  Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para ilmuwan muda dari para pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air khususnya air tanah di Kawasan Asia Pasifik. Untuk memperkuat kolaborasi, pelatihan ini juga dihadiri oleh perwakilan Balai Konservasi Air Tanah, Kementerian ESDM dan PT. Tirta Investasma, produsen dari merek minuman terbesar di Indonesia, yakni Aqua. Selama 20 tahun terakhir, BATAN telah bekerja sama dengan PT. Investama untuk mengetahui daerah sumber air (tnt).