Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 29 Januari 2019), Diawali dengan sosialisasi kegiatan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN tanggal 7 Januari 2019, dimana dalam acara tersebut diberikan pencerahan SOP tentang Pembayaran Belanja Barang dan Belanja Modal oleh Kepala UJM-PAIR, maka untuk lebih memahami SOP tersebut, PAIR mengundang Biro Umum guna memberikan sosialisasi sekaligus  mempraktikan secara on-line tentang Impelemetasi SOP Belanja Barang dan Belanja Modal melalui Aplikasi SIPA  kepada  para eselon III dan IV serta penanggugjawab sub output dan para peneliti senior di lingkungan PAIR. Sebanyak 38 personil hadir dalam acara Sosialisasi Implementasi SOP Pembayaran Belanja Barang dan Belanja Modal melalui aplikasi SIPA, Selasa (29/1).

Dalam sambutan sekaligus membuka acara ini, Kepala PAIR (Totti Tjiptosumirat) menyampaikan bahwa pemahaman SOP diperlukan sebagai kontrol belanja barang dan belanja modal bagi para pengguna anggaran melalui aplikasi SIPA.  Dengan kehadiran personil dari Biro Umum, diharapkan pemahaman SOP Belanja Barang dan Belanja Modal melalui aplikasi on-line SIPA dapat lebih jelas dan diterapkan di PAIR.

Aplikasi SIPA  seperti yang disampaikan oleh narasumber  dari Biro Umum-BATAN (Gramiko Apriantoro) adalah sebuah aplikasi yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan satuan kerja akan sebuah aplikasi yang mampu menjadi alat dalam pelaksanaan pengelolaan, dan pengawasan keuangan negara yang efisien, efektif dan dapat diandalkan.

Tujuan dari pengguaan aplikasi on-line SIPA adalah :

  1. mencegah terjadinya kebocoran, pemborosan dan penyimpangan lainnya yang dapat merugikan keuangan negara sebelum dilakukan pembayaran oleh Bendahara Pengeluaran atau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) selaku Kuasa Bendahara Umum Negara.
  2. Memastikan bahwa bukti transaksi atau dokumen pengeluaran yang menjadi lampiran Surat Perintah Membayar (SPM) yang akan Disampaikan ke KPPN dalam rangka penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah lengkap dan benar
  3. Untuk mengakomodir pengelolaan transaksi keuangan
  4. Managerial Report (e-money, smart)
  5. Membantu pembukuan serta LPJ bendahara

Dengan sistem yang terintegrasi dan menyeluruh akan menghemat dana dan waktu satuan kerja, karena tidak diperlukan lagi kegiatan pengumpulan data dari level bawah ke level pimpinan.

Acara diakhiri dengan diskusi dan praktik secara langsung aplikasi SIPA kepada peserta. (anari)