HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 9 April 2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan BATAN No. 1 Tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai BATAN dan Penyegaran Disiplin Pegawai, di Auditorium PAIR, Selasa (09/04). Kegiatan sosialisasi ini diisi oleh Kepala Bagian Mutasi Kepegawaian, Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (BSDMO),  M. Tamyiz, dihadiri oleh seluruh pegawai PAIR.

Kepala PAIR, Totti Tjiptosumirat dalam sambutan pembukaannya mengatakan, kegiatan ini akan menyampaikan dua topik yang akan disampaikan yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Adanya Peraturan BATAN No. 1 Tahun 2019 memberikan perubahan bahwa pemberian tunjangan kinerja didasarkan pada kinerja pegawai dan kinerja Unit Kerja.

Disiplin terutama berkenaan dengan tertib membuat laporan. Diharapkan tidak hanya menuntut haknya saja tetapi kewajiban harus dipenuhi.  Totti menghimbau dan mengajak seluruh karyawan untuk bersatu, maju dan juara sesuai dengan moto PAIR.

Tamyiz  sebagai narasumber dari BSDMO menyampaikan bahwa ada perbedaan dalam pemberian Tunjangan Kinerja. Dalam peraturan lama masih didasarkan pada faktor kehadiran pegawai (presensi) dan ketaatan dalam kewajiban tertentu seperti mengikuti upacara. Sementara pada Peraturan BATAN No. 1 Tahun 2019 yang diberlakukan pada bulan Maret 2019 disebutkan bahwa pemberian Tunjangan Kinerja didasarkan pada komponen dan pembobotan : Kinerja Pegawai (75%) dan Kinerja Unit Kerja (25). 

Penilaian Kinerja Pegawai terdiri dari capaian sasaran kerja pegawai (50%) yaitu laporan setiap bulan dan pengisian catatan harian, kehadiran (25%) dan integritas (25%) yaitu perilaku (60%), ketaatan mengikuti upacara (8%) dan ketaatan melaporkan LHKASN/LHKPN (32%).

Penilaian Unit Kerja  didasarkan pada capaian fisik (50%), capaian anggaran (30%) dan kepatuhan waktu penyampaian laporan (20%).  Penilaian capaian SKP, Integritas dan capaian Unit Kerja akan dilakukan setiap semester. Untuk semester I untuk bulan Januari s/d Juni dan penilaian akan dilakukan bulan Juli - Agustus.dengan pemberlakuan bulan September - Februari. Semester II untuk bulan Juli s/d Desember, penilaian akan dilakukan pada bulan Januari - Februari dan akan diberlakukan bulan Maret s/d Agustus waktu berjalan. Pemberian Tunjangan Kinerja dibuktikan dengan SPMT yang ditetapkan oleh Kepala Unit Kerja dan tidak berlaku surut.

Disiplin Pegawai dengan dasar hukum Peraturan Kepala BATAN Nomor 6 Tahun 2013 menyebutkan ada 17 kewajiban dan 15 larangan bagi pegawai.  Adapun tingkat dan jenis hukuman ada 3 yaitu ringan, sedang dan berat.

Diakhir acara peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dalam sesi diskusi. (anari)