Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 11/04/2019), Dalam rangka penyamaan pemahaman terhadap butir-butir kegiatan pranata nuklir yang tertuang dalam Peraturan Kepala BATAN Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pedoman Penilaian Jabatan Fungsional Pranata Nuklir di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Pusat Aplikasi Isotop dan Raidasi (PAIR) menyelenggarakan bimbinan teknis butir-butir kegiatan jabatan fungsional pranata nuklir di Auditorium PAIR, Kamis (11/04). Bimbingan teknis ini diikuti oleh 70 peserta yang merupakan perwakilan dari para Pejabat Fungsional Pranata Nuklir, Tim KPTFPN-PAIR, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas. 

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Roziq Himawan (Kepala Bidang Industri dan Lingkungan) mewakili Kepala PAIR menyampaikan bahwa tujuan bimtek agar dapat memahami makna dan hubungan butir satu dengan lainnya, sehingga dalam merancang kegiatan, pranata nuklir tingkat ahli maupun terampil dapat saling berhubungan dan berkomunikasi, serta  lebih mudah merumuskan dan merencanakan kegiatannya.

Bimtek ini diharapkan juga dapat menyamakan pemahaman Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Tim KPTFPN-PAIR dan Pejabat Fungsional Pranata Nuklir yang akan mengajukan Penilaian Angka Kredit. Roziq berharap pejabat fungsional Pranata Nuklir dapat memanfaatkan acara ini dengan sebaik-baiknya.

Mengawali presentasi, narasumber Fatmuanis Basuki menyampaikan pemaparan tentang “Penilaian Kinerja dan Butir Kegiatan Pranata Nuklir”.

Narasumber lainya, Edison Sihombing  menyampaikan pemaparannya tentang “Butir-Butir Kegiatan Kepranatanukliran”. 

Pada dasarnya Pejabat Fungsional Pranata Nuklir terikat oleh tugas pokok masing-masing jabatan dan diwajibkan melaksanakan butir-butir kegiatan sesuai dengan tugas pokok jenjang jabatannya.

Hal terpenting dalam bimtek ini adalah tentang “butir kegiatan pengembangan profesi”, yaitu  perlakuan karya tulis/karya ilmiah yang tidak terbit harus sama dengan perlakuan karya tulis/karya ilmiah terbit, sehingga bisa dipointkan. Karya tulis tidak terbit harus dipresentasikan terlebih dahulu di tingkat Unit Kerja/Bidang.

Dalam acara ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk bertanya tentang kegiatan yang dilakukan yang dapat dikelompokkan dalam butir-butir kegiatan kepranatanukliran yang dituangkan dalam jenjang jabatannya, dipandu oleh Edison Sihombing. (anari)