Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 7 Agustus 2019). Dalam rangka pemanfaatan dan peningkatan penggunaan e-jurnal internasional dari Kemenristekdikti, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi menyelenggarakan Sosialisasi Akses e-Journal International Online Scopus, Web of Science, Science Direct, Scival, Ebsco, ProQuest dan iThenticate dengan mengundang Dr. Lukman (Kepala Sub. Direktorat Fasilitasi Jurnal Ilmiah-Kemenristekdikti) sebagai narasumber. Sebanyak 90 peserta hadir dalam acara tersebut yang terdiri dari para Kepala Bidang/Balai, pejabat Fungsional Peneliti dan pejabat Fungsional Pranata Nuklir di lingkungan PAIR. 

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara ini, Roziq mewakili Kepala PAIR menyampaikan bahwa e-jorunal adalah merupakan kebutuhan bagi pejabat fungsional khususnya Peneliti dan Pranata Nuklir di lingkungan PAIR. Publikasi di tingkat internasional dapat digunakan untuk mengetahui status penelitian dan pengembangan yang ada di PAIR, sehingga tidak ada penelitian duplikasi. “Publikasi terutama di tingkat internasional harus tahu status penelitian dan pengembangan ada dimana,” kata Roziq. Jangan sampai apa yang kita teliti ternyata sudah dilakukan peneliti lain.

Untuk mengetahui penelitian yang telah dan yang sedang dilakukan yang tertuang dalam publikasi ilmiah diperlukan pusat data. Salah satu pusat data yang dikenal oleh para peneliti adalah Scopus. Para pengguna scopus dapat dengan mudah mendapatkan informasi penelitian yang sudah dipublikasikan lembaga-lembaga riset seluruh dunia.

Selain scopus, akses e-journal perbayar yang dilanggan Kemenristekdikti adalah : Proquest, Ebsco, dan Sciencedirect.

Selain itu, Kemenristekdikti juga memfasilitasi para peneliti untuk dapat meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah dalam memanfaatkan situs tata bahasa yang dilanggan kemenristekdikti.

Pada kesempatan ini, Lukman juga menyarankan para peneliti memanfaatkan situs bibliography gratis sebagai perpustakaan jurnal pribadi.

Para peserta juga mendapat kesempatan untuk mempraktikan akses tersebut di atas setelah dibagikan akun akses e-journal dan Ithenticate. Di akhir acara Lukman mengharapkan agar para peneliti PAIR dapat memanfaatkan akses tersebut semaksimal mungkin. (anari)