Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 28/10/2019). Pegawai BATAN di lingkungan Kawasan Nuklir Pasar Jumat melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019  yang diikuti oleh Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) dan Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) pada hari Senin (28/10) bertempat di lapangan upacara.

Bertindak sebagai Pembina Upacara Sekretaris Utama BATAN (Falconi Margono), dan sebagai petugas upacara Peringatan Hari Sumpah ke-91 tahun 2019 adalah Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi.

Dalam sambutannya, Falconi menyampaikan sambutan dari Menteri Pemuda dan Olah Raga RI yang mengatakan bahwa tema yang diangkat pada Peringataan Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini adalah “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda, bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

“Tantangan kedepan sangat berat, oleh karenanya Pemuda Indonesia harus berkarakter yang tangguh untuk menjadi manusia unggul,”kata Falconi.  Tema ini sesungguhnya memang berlaku untuk seluruh elemen bangsa, namun ditangan pemudalah Indonesia cepat lebih maju. Kemajuan tidak akan permah tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjutan dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya, tetapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia” demikian akhir dari pidato Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia yang disampaikan oleh Pembina Upacara Kawasan Nuklir Pasar Jumat. Dalam pidatonya ini juga mengajak kita untuk selalu menghormati jasa para pemuda, jasa pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita.

Upacara ini berlangsung dengan hikmat. (anari)